Hari/Tgl : Selasa , November 2025
- murid dapat mampu menjelaskan riwayat singkat, proses terpilihnya, dan jasa-jasa Khalifah Abu Bakar al-Ṣiddiq dalam menjaga persatuan umat.
Pemimpin Hebat Setelah Nabi: Belajar Keadilan dan Ketegasan dari Abu Bakar dan Umar
1. Pendahuluan
Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW, umat Islam dipimpin oleh para khalifah yang dikenal sebagai Khulafaur Rasyidin. Dua pemimpin pertama — Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Al-Khattab — dikenang sebagai teladan dalam kepemimpinan, keadilan, keberanian, dan ketegasan.
Mempelajari karakter mereka membantu kita memahami bagaimana nilai-nilai Islam diterapkan dalam kepemimpinan nyata.
2. Abu Bakar Ash-Shiddiq: Keteguhan dan Kelembutan yang Tegas
A. Karakter Utama
-
Kesungguhan dalam menjaga kemurnian agama
Abu Bakar sangat tegas dalam mempertahankan prinsip Islam setelah wafatnya Nabi. -
Lemah lembut tetapi tetap kokoh
Beliau dikenal penuh kasih, namun ketegasannya muncul saat prinsip agama terancam. -
Kejujuran dan integritas
Dijuluki Ash-Shiddiq karena selalu membenarkan Nabi dan jauh dari kebohongan.
B. Kepemimpinan Abu Bakar
-
Memerangi Riddah (pembangkangan)
Saat sebagian kabilah menolak zakat, Abu Bakar berkata:“Demi Allah, jika mereka menolak memberikan seutas tali unta yang dahulu mereka berikan kepada Nabi, aku akan memerangi mereka karenanya.”
Ini menunjukkan ketegasan dalam menjaga kewajiban agama. -
Mengirim pasukan Usamah
Meskipun banyak sahabat ragu saat kondisi umat sedang guncang, Abu Bakar tetap menjalankan perintah Nabi untuk mengirim pasukan — bentuk komitmen pada amanah. -
Memulai kodifikasi Al-Qur’an
Atas usulan Umar, Abu Bakar mengumpulkan mushaf Al-Qur’an demi menjaga keaslian wahyu.
C. Pelajaran dari Abu Bakar
-
Jadilah pemimpin yang tegas pada prinsip, namun tetap baik hati kepada orang yang dipimpin.
-
Berani mengambil keputusan tidak populer demi kebaikan masyarakat.
-
Komitmen pada amanah dan nilai-nilai yang dijunjung.
3. Umar bin Al-Khattab: Simbol Keadilan dan Ketegasan
A. Karakter Utama
-
Keadilan tanpa pandang bulu
Umar dikenal berhati-hati dalam memutuskan perkara, tidak berat sebelah. -
Keberanian luar biasa
Menjadi salah satu pemimpin paling berani dan visioner dalam sejarah Islam. -
Kesederhanaan
Meskipun menjadi khalifah yang membawahi wilayah luas, hidupnya sangat sederhana.
B. Kepemimpinan Umar
-
Sistem administrasi modern
Umar membangun Diwan (administrasi negara), gaji tentara, dan tata kelola pemerintahan yang rapi — fondasi birokrasi modern. -
Keadilan untuk semua rakyat
Kisah terkenal: seorang anak gubernur memukul rakyat biasa. Umar memanggil keduanya, menghukum kedzaliman itu, dan berkata:“Sejak kapan kalian memperbudak manusia, padahal mereka dilahirkan oleh ibu-ibu mereka dalam keadaan merdeka?”
-
Patroli malam
Umar sering turun langsung memantau kondisi rakyat, menunjukkan konsep leader who serves. -
Kebijakan ekonomi dan sosial
Membuat baitul mal, bantuan sosial, dan pendataan rakyat untuk kesejahteraan seluruh umat.
C. Pelajaran dari Umar
-
Pemimpin harus adil, bahkan jika keputusan itu menegur orang dekat.
-
Tugas pemimpin adalah melayani rakyat, bukan dilayani.
-
Ketenangan dan pertimbangan matang diperlukan sebelum mengambil keputusan besar.
4. Perbandingan Abu Bakar dan Umar dalam Kepemimpinan
| Aspek | Abu Bakar | Umar |
|---|---|---|
| Gaya Memimpin | Lembut namun tegas | Tegas, visioner, dan sangat disiplin |
| Prioritas Awal | Stabilitas agama & keamanan | Administrasi, keadilan, dan perluasan wilayah |
| Karakter Dominan | Keteguhan iman, kejujuran | Keadilan, keberanian |
| Kontribusi Besar | Pengumpulan mushaf, perang Riddah | Sistem pemerintahan, hukum, kesejahteraan |
Keduanya saling melengkapi dan memberikan model kepemimpinan ideal dalam Islam.
5. Nilai Kepemimpinan yang Dapat Ditiru
A. Prinsip dari Abu Bakar
-
Pegang teguh amanah
-
Jangan kompromi terhadap prinsip agama
-
Tetap lembut dalam bersikap, keras dalam mempertahankan kebenaran
B. Prinsip dari Umar
-
Tegakkan keadilan tanpa diskriminasi
-
Turun langsung memahami kondisi masyarakat
-
Hidup sederhana dan tidak korupsi
6. Kesimpulan
Abu Bakar dan Umar adalah figur pemimpin yang tidak hanya memegang kekuasaan, tetapi juga memikul tanggung jawab moral dan spiritual. Mereka menunjukkan bahwa pemimpin yang hebat adalah yang jujur, adil, berani, melayani rakyat, dan teguh pada prinsip agama.
Dengan meneladani mereka, kita belajar bahwa kekuasaan bukan tentang kehormatan, tetapi tentang amanah dan pengabdian.
✨ A. Soal Pilihan Ganda
-
Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW, umat Islam dipimpin oleh para khalifah yang disebut…
A. Anshar
B. Muhajirin
C. Khulafaur Rasyidin
D. Ahlul Bait -
Abu Bakar dijuluki Ash-Shiddiq karena…
A. Pandai berdagang
B. Selalu membenarkan Nabi dan jujur
C. Menjadi panglima perang
D. Memiliki harta yang banyak -
Ketegasan Abu Bakar tampak jelas ketika ia memutuskan untuk…
A. Memperluas wilayah Islam
B. Memerangi kabilah yang menolak membayar zakat
C. Mengangkat Umar sebagai khalifah
D. Menulis hadis–hadis Nabi -
Mengirim pasukan Usamah setelah Nabi wafat menunjukkan bahwa Abu Bakar…
A. Ingin memperluas wilayah
B. Menjalankan amanah Nabi dengan teguh
C. Melatih pasukan muda
D. Mencari dukungan politik -
Ide pengumpulan mushaf Al-Qur’an berawal dari usulan…
A. Ali bin Abi Thalib
B. Utsman bin Affan
C. Umar bin Al-Khattab
D. Abu Ubaidah -
Umar bin Al-Khattab dikenal sebagai pemimpin yang sangat adil karena…
A. Mengutamakan keluarganya
B. Tidak pernah menghukum pejabat
C. Menegakkan hukum tanpa pandang bulu
D. Jarang berinteraksi dengan rakyat -
Perkataan Umar “Sejak kapan kalian memperbudak manusia…” disampaikan ketika ia…
A. Memimpin perang
B. Menegur anak gubernurnya sendiri
C. Menetapkan pajak
D. Mengurus baitul mal -
Sistem administrasi Diwan yang dibangun Umar berfungsi untuk…
A. Mengatur urusan zakat saja
B. Mengelola pemerintahan dan gaji tentara
C. Menyimpan peralatan perang
D. Menyusun kitab fiqih -
Gaya kepemimpinan Abu Bakar dapat digambarkan sebagai…
A. Keras dan kaku
B. Lembut tetapi tegas pada prinsip
C. Ambisius dan agresif
D. Pasif dan mengikuti arus -
Salah satu pelajaran dari kepemimpinan Umar adalah…
A. Pemimpin harus hidup mewah
B. Pemimpin boleh pilih kasih
C. Pemimpin melayani rakyat
D. Pemimpin hanya mengurus masalah agama
✨ B. Soal Isian Singkat
-
Abu Bakar sangat tegas dalam mempertahankan __________ Islam setelah Nabi wafat.
-
Perang melawan kabilah yang menolak zakat dikenal sebagai Perang ________.
-
Umar bin Al-Khattab dikenal menjalankan patroli ________ untuk memantau kondisi rakyat.
-
Administrasi pemerintahan yang dibangun Umar disebut __________.
-
Kontribusi besar Abu Bakar dalam menjaga wahyu adalah mengumpulkan __________.
✨ C. Soal Uraian / Essay
-
Jelaskan mengapa Abu Bakar berani mengambil keputusan tidak populer, seperti memerangi kaum yang menolak zakat.
-
Sebutkan tiga sifat utama Umar bin Al-Khattab yang menjadikannya simbol keadilan.
-
Apa makna dari perkataan Umar: “Sejak kapan kalian memperbudak manusia…” dalam konteks kepemimpinan?
-
Bandingkan perbedaan gaya kepemimpinan Abu Bakar dan Umar, serta jelaskan bagaimana keduanya saling melengkapi.
-
Tuliskan nilai-nilai kepemimpinan yang dapat ditiru dari Abu Bakar dan Umar, lalu berikan contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Hari/Tgl : Selasa , 18 November 2025
§ Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat menerima dengan ikhlas bahwa ikamah adalah panggilan atau seruan salat akan segera dilaksanakan.
§ Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat terbiasa menjalankan salat dengan tertib.
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat menunjukkan sikap disiplin
Soal Evaluasi Materi Azan
A. Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
Azan berarti ...
a. Panggilan untuk makan
b. Panggilan untuk shalat
c. Panggilan untuk tidur
d. Panggilan untuk bekerjaOrang yang mengumandangkan azan disebut ...
a. Imam
b. Makmum
c. Muazin
d. KhatibAzan pertama kali dikumandangkan oleh ...
a. Umar bin Khattab
b. Abu Bakar As-Siddiq
c. Bilal bin Rabah
d. Ali bin Abi ThalibTujuan azan adalah untuk ...
a. Menunjukkan waktu makan
b. Mengingatkan waktu shalat telah tiba
c. Mengumpulkan orang untuk rapat
d. Menyambut tamuAzan Subuh memiliki tambahan lafaz ...
a. Allahu Akbar
b. Hayya ‘ala al-falah
c. Ash-shalatu khairum minan-naum
d. La ilaha illallahSetelah mendengar azan, kita dianjurkan untuk ...
a. Diam dan menjawab azan
b. Berbicara dengan teman
c. Meninggalkan tempat
d. Mematikan suara azanAzan disyariatkan pertama kali pada masa ...
a. Nabi Adam AS
b. Nabi Isa AS
c. Nabi Muhammad SAW
d. Nabi Musa ASLafaz azan diawali dengan ...
a. Hayya ‘ala al-falah
b. Ashhadu an la ilaha illallah
c. Allahu Akbar
d. Ashhadu anna Muhammadan Rasulullah
B. Isian Singkat
Sebutkan arti dari kata “Azan”!
Siapa sahabat yang pertama kali menjadi muazin?
Tambahan lafaz dalam azan Subuh adalah …
Apa yang sebaiknya kita lakukan setelah mendengar azan?
Sebutkan dua waktu ketika azan dikumandangkan!
C. Uraian Singkat
Jelaskan tujuan dan hikmah dikumandangkannya azan!
Tuliskan urutan lafaz azan dengan benar!
Apa perbedaan antara azan dan iqamah?
🕌 Refleksi Pembelajaran: Lafadz Azan
Hari ini murid telah belajar tentang lafadz azan, artinya, serta adab ketika mendengarkan azan. Saya juga belajar cara melafalkan azan dengan suara yang benar dan tartil seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
.jpeg)







0 comments:
Post a Comment