Sunday, August 2, 2026

Pembelajaran Kelas 1 dan 6 Senin 03 Agustus 2026

IDENTITAS:

Nama Guru : Euis Wartika, S.Pd

Mata pelajaran : Agam Islam

Hari/tanggal : Senin  03 Agustus 2026

Kelas : 6A  

Materi Pokok :  

Alat Peraga : PPT Qs Ad-Dhuha

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran ini, siswa diharapkan dapat:

  1. Peserta diidk mampu membaca Qs Ad-Dhuha dengan tartil serta menjelaskan hukum bacaan Tafkhim dan tarqiq dengan benar

B. Materi Pokok

Dalam membaca Al-Qur'an, kita harus memperhatikan ketepatan bunyi huruf. Salah satu ilmu tajwid yang sangat penting adalah aturan menebalkan dan menipiskan suara saat membaca huruf tertentu, terutama huruf Ra 

1. Tafkhim (تَفْخِيْم)

Secara bahasa, Tafkhim berarti menebalkan. Cara membacanya adalah dengan mengucapkan huruf dengan suara tebal sampai memenuhi mulut.

Kapan huruf dibaca Tafkhim?

  • Huruf Ra dibaca tebal jika: Berharakat Fathah (ـَ) atau Dhummah (ـُ). Contohnya pada ayat pertama Q.S. Ad-Dhuha: وَالضُّحٰى (terdapat rahasia ketebalan pada huruf tertentu) dan kata-kata yang mengandung Ra Fathah/Dhummah.

  • Lafaz Allah (Lam Jalalah) dibaca tebal jika: Didahului oleh harakat Fathah atau Dhummah. (Contoh: Abadallah, Rasulullah).

2. Tarqiq (تَرْقِيْق)

Secara bahasa, Tarqiq berarti menipiskan. Cara membacanya adalah dengan mengucapkan huruf dengan suara tipis (mulut agak meringis/senyum).

Kapan huruf dibaca Tarqiq?

  • Huruf Ra dibaca tipis jika: Berharakat Kasrah (ـِ). Contoh di Q.S. Ad-Dhuha ayat 5: فَتَرْضٰى (jika Ra mati didahului kasrah) atau kata khairun ketika dihentikan/kondisi tertentu, serta semua Ra yang berharakat kasrah langsung seperti Ri.

  • Lafaz Allah (Lam Jalalah) dibaca tipis jika: Didahului oleh harakat Kasrah. (Contoh: Bismillah).

C. Asesmen (Tugas Mandiri)

Untuk menguji pemahaman kalian, silakan kerjakan latihan di bawah ini di buku tulis PAI masing-masing:

  1. Praktik Membaca: Rekam suara (Voice Note) saat kamu membaca Q.S. Ad-Dhuha ayat 1-5 dengan tartil, lalu kirimkan ke WhatsApp Group kelas.

  2. Analisis Tajwid: Buka mushaf Al-Qur'an atau PPT yang sudah dibagikan, carilah masing-masing:

    • 2 contoh hukum bacaan Tafkhim

    • 2 contoh hukum bacaan Tarqiq

      (Tuliskan ayat dan nama suratnya!)

IDENTITAS:

Nama Guru : Euis Wartika, S.Pd

Mata pelajaran : Agam Islam

Hari/tanggal : Senin 03 Agustus 2026

Kelas : 1a

Materi Pokok :  PelafalanHuruf Hijaiah (ط - ي) dan Praktik Membaca Huruf Berharakat

Alat Peraga : LKPD Huruf Hijaiyah 

Materi Ajar:  

A. Tujuan Pembelajaran

 
B. Materi 

Mengenal Huruf Hijaiyah (ط–ي)

Perhatikan huruf-huruf berikut!

HurufNama HurufCara Membaca
طThaTha
ظZhaZha
ع'Ain'Ain
غGhainGhain
فFaFa
قQafQaaf
كKafKaf
لLamLam
مMimMim
نNunNun
هـHaHa
وWauWau
يYaYa

Ayo Membaca Bersama!

ط ظ ع غ ف ق ك ل م ن هـ و ي

Bacalah perlahan, kemudian ulangi beberapa kali hingga lancar.


Huruf Berharakat

1. Harakat Fatah ( َ )

Bunyi huruf menjadi "a".

Contoh:

طَ ظَ عَ غَ فَ قَ كَ لَ مَ نَ هَ وَ يَ

Dibaca:

Tha – Zha – 'A – Gha – Fa – Qa – Ka – La – Ma – Na – Ha – Wa – Ya


2. Harakat Kasrah ( ِ )

Bunyi huruf menjadi "i".

Contoh:

طِ ظِ عِ غِ فِ قِ كِ لِ مِ نِ هِ وِ يِ

Dibaca:

Thi – Zhi – 'I – Ghi – Fi – Qi – Ki – Li – Mi – Ni – Hi – Wi – Yi


3. Harakat Damah ( ُ )

Bunyi huruf menjadi "u".

Contoh:

طُ ظُ عُ غُ فُ قُ كُ لُ مُ نُ هُ وُ يُ

Dibaca:

Thu – Zhu – 'U – Ghu – Fu – Qu – Ku – Lu – Mu – Nu – Hu – Wu – Yu


Latihan Membaca

Bacalah dengan lantang!

طَ طِ طُ

فَ فِ فُ

قَ قِ قُ

كَ كِ كُ

لَ لِ لُ

مَ مِ مُ

نَ نِ نُ

هَ هِ هُ

وَ وِ وُ

يَ يِ يُ


Kegiatan Bersama Guru

  1. Dengarkan guru membaca huruf.
  2. Tirukan pelafalannya dengan benar.
  3. Bacalah secara bergantian dengan teman.
  4. Berlatih membaca di depan kelas dengan percaya diri.

Sikap yang Diharapkan

  • Rajin berlatih membaca huruf hijaiyah.
  • Mendengarkan guru dengan baik.
  • Berani mencoba membaca.
  • Menghargai teman yang sedang belajar.

Ringkasan

  • Huruf hijaiyah yang dipelajari adalah ط sampai ي.
  • Harakat fatah berbunyi a.
  • Harakat kasrah berbunyi i.
  • Harakat damah berbunyi u.
  • Semakin sering berlatih, semakin lancar membaca Al-Qur'an.

C. Evaluasi

Latihan

A. Pilihlah jawaban yang benar!

  1. Huruf setelah ط adalah ....
    a. ص
    b. ظ
    c. غ

  2. Harakat fatah berbunyi ....
    a. i
    b. u
    c. a

  3. Bacaan مُ adalah ....
    a. Mi
    b. Mu
    c. Ma

  4. Bacaan لِ adalah ....
    a. Li
    b. Lu
    c. La

  5. Kita harus .... agar lancar membaca Al-Qur'an.
    a. Bermain terus
    b. Rajin berlatih
    c. Malas belajar

Kunci Jawaban

  1. b
  2. c
  3. b
  4. a
  5. b

D. Refleksi
E kesimpulan 

Thursday, July 30, 2026

pembelajaran Kokurikuler kelas 2a

Identitas : Euis Wartika

Mapel : Kongkulikuler 

Hari / Tanggal : Jumat 31 Juli 2026 


Kelas : 1 A

Alokasi Waktu : 1 x Pertemuan

Materi : Mengenal Budaya Lampung di Sekitarku


     
                                        
Metode Pembelajaran : Problem Based Learning (PBL)

💥Tujuan Pembelajaran Kongkulikuler 

Mengidentifikasi budaya Lampung. 
2. Materi ajar 

💫Matematika 
Let's Check This Video 

Mengenal Budaya Lampung di Sekitarku




Budaya adalah kebiasaan, adat istiadat, kesenian, bahasa, pakaian, makanan, rumah adat, dan berbagai warisan yang dimiliki suatu daerah.


Budaya membuat daerah kita menjadi unik dan menarik.

Lampung memiliki budaya yang indah dan harus kita banggakan.

Budaya adalah warisan yang dimiliki suatu daerah.
Lampung memiliki rumah adat Nuwo Sesat.
Mahkota adat Lampung disebut Siger.
Tari penyambutan tamu adalah Tari Sigeh Penguten.
Kain tradisional Lampung adalah Kain Tapis.
Kita harus mencintai, menjaga, dan melestarikan budaya Lampung.
Nilai-Nilai yang Dapat Diteladani
✅ Rajin bekerja

✅ Saling membantu

✅ Hidup rukun

✅ Menjaga persatuan

✅ Mencintai daerah sen

5. Aktivitas Kongkulikuler 

Diagnostik Kognitif 1
No

Pertanyaan

Ya

Tidak

1

Saya pernah melihat rumah adat Lampung.



2

Saya mengenal kain tapis.



3

Saya mengetahui pakaian adat Lampung.



4

Saya pernah mendengar cerita rakyat Lampung.



5

Saya pernah melihat tarian Lampung.




Kain adat Lampung disebut __________.
Salah satu makanan khas Lampung adalah __________.
Kita harus __________ budaya daerah.
Kunci Jawaban:

Tapis
Seruit (atau Kemplang/Engkak)

Refleksi

Kesimpulan 
Adat Pepadun: Didominasi oleh warna putih, sering dipakai dalam acara adat resmi masyarakat Lampung pedalaman.
Adat Saibatin: Didominasi oleh warna merah menyala, mencerminkan tradisi masyarakat Lampung pesisir.
Kain Tapis: Menjadi unsur wajib bawahan berupa kain tenun khas yang dihiasi sulaman emas

Wednesday, July 29, 2026

Pembelajaran Agama Islam Kelas 1a Kamis 30 Juli 2026

 IDENTITAS:

Nama Guru : Euis Wartika, S.Pd

Mata pelajaran : Agam Islam

Hari/tanggal : Kamis 30 Juli 2026

Kelas : 1a

Materi Pokok :  Huruf Hijaiyah (da - Dhod) dan Harakat Dasar (Fathan,Kasrah, dommah)

Metode Pembelajaran : Discovery Learning

Alat Peraga : LKPD Huruf Hijaiyah 

Materi Ajar:  

A. Tujuan Pembelajaran

 1. Mampu Menjelaskan makna Al-Qur'an Sebagai Kitab Suci umat Islam dan melafalkan Huruf-huruf Hijaiyah awal (Alif hingga Kha) dengan Fasih

📖 B. Materi Pokok

Sebelum mengenal Huruf Hijaiyah bersambung mari kita hafalkan Huruf hijaiyah seperti di bawah ini
Mari kita coba menyelesaikan tugas dalam lembar kerja di bawah ini 

  • Refleksi 

  • Pada pembelajaran Huruf Hijaiyah bersambung di tanggal 30 Juli 2026 peserta didik Peserta  didik  dapat melafalkan. Huruf hijiyah bersambung dengan tanda baca ( Fathan, Kasrah, dommah) dalam kegitan mengisi lembarbkerja peserta didik 

  • Kesimpulan

  • Pembelajaran kelas 1a yang berjumlah 16 Siswa belajar tanda baca dasar seperti Fathah (bunyi a), Kasrah (bunyi i), dan Dammah (bunyi u). Dan dapat melafalkan dengan benar. 

Tuesday, July 28, 2026

Pembelajaran Kelas 2 dan 4 Rabu 28 Juli 2026

 IDENTITAS

Nama Guru : Euis Wartika, S. Pd. 

Mata Pelajaran : Agama Islam

Hari/Tanggal :Rabu, 29 juli 2026

Kelas : 2A dan 4A

Materi pokok :Agama Islam

Alat Peraga : Video Pembelajaran, LKPD

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab, diskusi, Penugasan

tujuan pembelajaran :

Kelas 2aPeserta didik dapat membaca QS. an-Nās dengan tartil.

Kelas 4a  Peserta didik dapat Menjelaskan pesan pokok Q.S. Al-Hujurāt/49:13 tentang keragaman manusia dan ketakwaan sebagai ukuran kemuliaan di sisi Allah.

Assalamualaikum wr wb

Good Morning sholeh sholeha kelas 3a dan 5a , Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. Baiklah kita akan lanjutkan pembelajaran kita hari ini, Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗

sebelum mulai

Agama Islam 

QS. Al-Muzzammil (73): 4

{وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلًا}

Artinya: "...Dan bacalah Al-Qur'an itu dengan perlahan-lahan (tartil)."

Pesan Bermakna dari Guru: Guru mengaitkan makna ayat tersebut dengan pembelajaran: Al-Qur'an Membaca secara 'tartil' atau perlahan-lahan artinya kita membaca dengan sadar, memberikan hak pada setiap hurufnya, dan tidak terburu-buru seperti membaca buku biasa.Hari ini, saat kita membaca QS. an-Nās, mari kita praktikkan ayat ini. Kita hadirkan hati kita, kita tenangkan pikiran kita, dan kita lantunkan setiap ayatnya dengan penuh hormat. Dengan begitu, lisan kita terlatih dengan benar, dan hati kita akan merasa jauh lebih tenang karena dilindungi oleh Allah SWT.”

Guru menyampaikan Kebesaran Allah SWT: (keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME)

“Anak-anak, Allah SWT menurunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia. Salah satu surat pendek dalam Al-Qur'an adalah QS. an-Nās yang mengajarkan kita untuk memohon perlindungan hanya kepada Allah SWT. Dengan membacanya secara tartil, kita menghormati firman Allah dan melatih lisan kita membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar.”

Materi 

Membaca QS. An-Nas

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

1. قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ
Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhan (Rabb) manusia."

2. مَلِكِ النَّاسِ
Raja manusia.

3. إِلَٰهِ النَّاسِ
Sembahan manusia.

4. مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ
Dari kejahatan (setan) yang membisikkan (kejahatan) dan bersembunyi.

5. الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ
Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.

6. مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Dari golongan jin dan manusia.

Kandungan Kebesaran Allah dalam QS. An-Nas

1. Allah adalah Rabb (Tuhan dan Pemelihara) manusia

Allah menciptakan, memelihara, memberi rezeki, dan mengatur seluruh kehidupan manusia. Tidak ada satu pun makhluk yang dapat hidup tanpa pertolongan-Nya.

2. Allah adalah Malik (Raja) manusia

Allah memiliki kekuasaan mutlak atas seluruh alam semesta. Semua makhluk berada di bawah kekuasaan-Nya dan tidak ada yang dapat menandingi kerajaan-Nya.

3. Allah adalah Ilah (Satu-satunya yang berhak disembah)

Hanya Allah yang layak disembah. Manusia tidak boleh menyekutukan-Nya dengan apa pun karena hanya Allah yang memiliki sifat-sifat kesempurnaan.

4. Allah Maha Pelindung

Allah memerintahkan manusia agar selalu memohon perlindungan kepada-Nya dari godaan setan, baik yang berasal dari jin maupun manusia. Hal ini menunjukkan bahwa hanya Allah yang mampu memberikan perlindungan yang sempurna.

Evaluasi 

Kelas 2


Refleksi Kegiatan
Dalam pembelajaran agama dengan materi Membaca QS An-Nas dengan mengunakan tanda baca yang tepat dengan makhorijul huruf dan Tartil yg tepat. Siswa sudah dapat melafalkanya dengan tepat dan benar. 
Kesimpulan 
Dalam pembelajaran agama Islam kelas 2 dengan mempelajari membaca QS An-Nas dari keseluruhan siswa kelas 2 yang berjualan 18 siswa, keseluruhan siswa sudah memahami Cara membaca QS An-nas dengan sesuai kaidah pembacaan Al-Qur'an (Tajwid) siswa sudah dapat melafalkan dengan benar. Kendala yg di perolah dalam pembelajaran hari ini ada 2 siswa yg masih memabca QS An-Nas tanpa memperhatikan makharijul hurufnya dalam hal ini guru memberikan arahan memperhatikan Tanda Baca dalam QS An-Nas

Materi Kelas 4

Materi Pembelajaran

Menjelaskan Pesan Pokok Q.S. Al-Hujurāt/49:13 tentang Keragaman Manusia dan Ketakwaan sebagai Ukuran Kemuliaan di Sisi Allah

Tujuan Pembelajaran

Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Membaca Q.S. Al-Hujurāt/49:13 dengan baik dan benar.
  2. Menjelaskan makna kandungan ayat.
  3. Memahami bahwa keberagaman manusia merupakan kehendak Allah.
  4. Menunjukkan sikap menghargai perbedaan serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah.

Q.S. Al-Hujurāt Ayat 13

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Artinya:

"Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti."


Kandungan dan Pesan Pokok Ayat

1. Semua Manusia Berasal dari Asal yang Sama

Allah menciptakan seluruh manusia dari Nabi Adam dan Hawa. Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk merasa lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan orang lain berdasarkan keturunan, suku, maupun bangsa.

Nilai yang dapat diterapkan:

  • Menghormati setiap orang.
  • Tidak membeda-bedakan teman karena latar belakangnya.

2. Keragaman adalah Kehendak Allah

Perbedaan suku, bangsa, bahasa, budaya, dan warna kulit merupakan ketetapan Allah. Keberagaman bukan untuk menimbulkan perpecahan, tetapi menjadi kekayaan yang harus disyukuri.

Evaluasi 


Refleksi 

Kesimpulan 

Monday, July 27, 2026

Pembelajaran Selasa 28 Juli 2026 Kelas 3 dan 5 Agama Islam

Nama Guru : Euis Wartika, S. Pd. 

Mata Pelajaran : Agama Islam

Hari/Tanggal :Selasa, 28 juli 2026

Kelas : 3A dan 5B

Materi pokok :Agama Islam

Alat Peraga : Video Pembelajaran, LKPD

Metode Pembelajaran : Tanya Jawab, diskusi, Penugasan

tujuan pembelajaran :

Kelas 3aPeserta didik mampu membaca dan menulis huruf hijaiah bersambung dengan benar, membedakan bentuk huruf hijaiah bersambung di awal, tengah, dan akhir kata, menghafal serta melafalkan Q.S. Al-'Alaq/96:1-5 dengan lancar dan fasih, dan menjelaskan pesan pokoknya.

Kelas 5aPeserta didik mampu membaca dan menulis huruf hijaiah bersambung dengan benar; membaca dan menulis Q.S. al-Mā'ūn dengan tartil dan benar; serta menjelaskan pesan pokok Q.S. al-Mā'ūn tentang ciri-ciri pendusta agama dan ancaman bagi orang yang lalai dalam salat serta riya, dan mulai menghafalkannya.


Assalamualaikum wr wb

Good Morning sholeh sholeha kelas 3a dan 5a , Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. Baiklah kita akan lanjutkan pembelajaran kita hari ini, Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗

sebelum mulai

Agama Islam 

Maha Pencipta yang Agung (Al-Khaliq)

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ "Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan" (Ayat 1)

  • Penjelasan: Kebesaran Allah tampak dari peran-Nya sebagai Pencipta alam semesta dan segala isinya. Perintah membaca diawali dengan menyebut nama Allah agar kita senantiasa menyadari bahwa setiap ilmu, keajaiban alam, dan kehidupan berasal dari kekuasaan-Nya yang tak terbatas.

Materi 

Bagian 1: Membaca & Menulis Huruf Hijaiah Bersambung

Menyambung huruf hijaiah mirip seperti merangkai huruf sambung dalam tulisan latin, tetapi memiliki aturan khusus mengenai huruf mana yang dapat disambung dan posisi bentuk huruf (di awal, tengah, akhir, atau berdiri sendiri).

Aturan Penting dalam Menyambung Huruf:

  1. Posisi Bentuk Huruf: Sebagian besar huruf mengalami perubahan bentuk tergantung posisinya:

    • Di Awal Kata: Biasanya hanya tersisa badan huruf utama yang menyambung ke huruf di sebelah kirinya.

    • Di Tengah Kata: Menyambung ke huruf di sebelah kanan dan kiri (diapit).

    • Di Akhir Kata: Menyambung dari huruf di sebelah kanan, lalu kembali ke bentuk aslinya di bagian ujung kiri.

  2. 6 Huruf yang Tidak Bisa Disambung ke Depan: Ada enam huruf yang bisa disambung dari huruf sebelumnya, tetapi tidak boleh menyambung ke huruf sesudahnya. Keenam huruf tersebut adalah:

    ا (Alif), د (Dal), ذ (Dzal), ر (Ra), ز (Zay), dan و (Waw).

Bagian 2: Q.S. Al-'Alaq Ayat 1-5

Surat Al-'Alaq ayat 1-5 adalah wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril di Gua Hira, yang menandai dimulainya kenabian.

1. Teks dan Terjemahan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

  1. اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ

    "Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan,"

  2. خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ

    "Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah."

  3. اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ

    "Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,"

  4. الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ

    "Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam (pena)."

  5. عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

    "Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya."


Materi Kelas 5

Membaca & Menulis Huruf Hijaiah Bersambung

Kemampuan menyambung huruf hijaiah adalah kunci utama agar bisa membaca dan menulis Al-Qur'an dengan benar.

Aturan Utama Menyambung Huruf

  1. Perubahan Bentuk Posisi: Bentuk huruf berubah tergantung letaknya:

    • Awal kata: Mengambil bagian depan/kepala huruf saja untuk disambung ke kiri.

    • Tengah kata: Menyambung ke huruf sebelum (kanan) dan sesudahnya (kiri).

    • Akhir kata: Menyambung dari kanan dan kembali ke bentuk utuhnya di bagian ekor.

  2. Aturan Khusus 6 Huruf (ا، د، ذ، ر، ز، و):

    • Huruf-huruf ini hanya bisa disambung dari sebelah kanan (huruf sebelumnya).

    • Huruf-huruf ini TIDAK BISA menyambung ke sebelah kiri (huruf sesudahnya). Jika ada huruf setelahnya, tulis terpisah.

Bagian 2: Membaca, Menulis, & Menghafal Q.S. al-Mā'ūn

Surat al-Mā'ūn adalah surat ke-107 dalam Al-Qur'an yang terdiri dari 7 ayat dan tergolong surat Makkiyah/Madaniyah (terkait fase kehidupan di Makkah dan Madinah). Namanya diambil dari kata al-Mā'ūn pada ayat terakhir yang berarti "Barang-barang yang berguna".

Teks, Bacaan (Latin), dan Terjemahan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

  1. أَرَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ

    Ara'aital-lażī yukażżibu bid-dīn.

    "Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?"

  2. فَذَٰلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ

    Fa żālikal-lażī yadu‘‘ul-yatīm.

    "Maka itulah orang yang menghardik anak yatim,"

  3. وَلَا يَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ الْمِسْكِينِ

    Wa lā yaḥuḍḍu ‘alā ṭa‘āmil-miskīn.

    "dan tidak mendorong memberi makan orang miskin."

  4. فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ

    Fa wailul lil-muṣallīn.

    "Maka celakalah orang yang salat,"

  5. الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ

    Allażīna hum ‘an ṣalātihim sāhūn.

    "(yaitu) orang-orang yang lalai terhadap salatnya,"

  6. الَّذِينَ هُمْ يُرَاءُونَ

    Allażīna hum yurā'ūn.

    "yang berbuat riya,"

  7. وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ

    Wa yamna‘ūnal-mā‘ūn.

    "dan enggan (memberikan) bantuan barang yang berguna."

Evaluasi 

Kelas 3

Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang benar!

  1. Bentuk sambung dari huruf ب terdapat pada kata ....
    a. كَتَبَ
    b. أَحَدٌ
    c. وَقَفَ
    d. هُوَ
  2. Huruf yang dapat disambung dengan huruf sesudahnya adalah ....
    a. ا
    b. د
    c. ب
    d. ر
  3. Huruf yang tidak dapat menyambung ke huruf setelahnya adalah ....
    a. س
    b. ل
    c. و
    d. م
  4. Kata بَيْتٌ terdiri atas .... huruf hijaiyah.
    a. 2
    b. 3
    c. 4
    d. 5
  5. Penulisan huruf hijaiyah yang benar dibaca dari ....
    a. kiri ke kanan
    b. atas ke bawah
    c. kanan ke kiri
    d. bawah ke atas

B. Isian Singkat

  1. Huruf hijaiyah dibaca dari __________ ke __________.
  2. Sebutkan dua huruf yang tidak dapat menyambung dengan huruf setelahnya!


  3. Sambungkan huruf berikut menjadi satu kata:
    ب + ي + ت = __________________
  4. Tuliskan bentuk sambung dari huruf:
    ب + س + م = __________________
  5. Huruf terakhir pada kata كتاب adalah __________.

C. Uraian

  1. Tuliskan 5 huruf hijaiyah yang dapat disambung dengan huruf setelahnya!


  2. Tuliskan 6 huruf hijaiyah yang tidak dapat disambung dengan huruf setelahnya!


  3. Tuliskan kata berikut dengan benar menggunakan huruf hijaiyah bersambung!

    a. ب + ا + ب = __________________

    b. ق + ل + م = __________________

  4. Jelaskan mengapa kita harus belajar menulis huruf hijaiyah bersambung!

Evaluasi kelas 5

Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang benar!

  1. Huruf hijaiyah dibaca dari ....
    a. kiri ke kanan
    b. kanan ke kiri
    c. atas ke bawah
    d. bawah ke atas
  2. Huruf berikut yang tidak dapat disambung dengan huruf sesudahnya adalah ....
    a. س
    b. م
    c. و
    d. ب
  3. Kata الماعون ditulis menggunakan huruf hijaiyah secara ....
    a. terpisah
    b. bersambung
    c. acak
    d. terbalik
  4. Surah Al-Ma'un merupakan surah ke ....
    a. 105
    b. 106
    c. 107
    d. 108
  5. Surah Al-Ma'un terdiri atas ....
    a. 5 ayat
    b. 6 ayat
    c. 7 ayat
    d. 8 ayat
  6. Surah Al-Ma'un termasuk golongan surah ....
    a. Madaniyah
    b. Makkiyah
    c. Musabbihat
    d. Panjang
  7. Kandungan utama Surah Al-Ma'un adalah ....
    a. Perintah berpuasa
    b. Anjuran menolong sesama dan tidak mengabaikan anak yatim
    c. Perintah berhaji
    d. Kisah para nabi
  8. Orang yang menghardik anak yatim disebut dalam Surah Al-Ma'un sebagai orang yang ....
    a. bertakwa
    b. beriman
    c. mendustakan agama
    d. bersyukur
  9. Lafal وَيَمْنَعُونَ الْمَاعُونَ memiliki arti ....
    a. mendirikan salat
    b. memberi makan orang miskin
    c. menghalangi pemberian bantuan kepada orang lain
    d. berbuat jujur
  10. Sikap yang sesuai dengan isi Surah Al-Ma'un adalah ....
    a. suka mengejek teman
    b. membantu teman yang membutuhkan
    c. malas salat
    d. tidak peduli kepada orang lain

B. Isian Singkat

  1. Huruf hijaiyah dibaca dari __________ ke __________.
  2. Sebutkan tiga huruf hijaiyah yang tidak dapat disambung dengan huruf sesudahnya!


  3. Surah Al-Ma'un adalah surah ke-__________.
  4. Surah Al-Ma'un terdiri atas __________ ayat.
  5. Tuliskan satu contoh perilaku yang sesuai dengan kandungan Surah Al-Ma'un!



C. Uraian

  1. Tuliskan enam huruf hijaiyah yang tidak dapat disambung dengan huruf sesudahnya!


  2. Jelaskan makna Surah Al-Ma'un menurut pemahamanmu!


  3. Sebutkan tiga contoh perilaku yang mencerminkan pengamalan Surah Al-Ma'un di sekolah!


  4. Mengapa kita tidak boleh menghardik anak yatim dan harus peduli kepada orang miskin? Jelaskan!



Kunci Jawaban

A. Pilihan Ganda

  1. b
  2. c
  3. b
  4. c
  5. c
  6. b
  7. b
  8. c
  9. c
  10. b

B. Isian Singkat

  1. kanan, kiri
  2. Contoh: ا، د، و (jawaban lain yang benar: ذ، ر، ز)
  3. 107
  4. 7
  5. Contoh: membantu teman, menyantuni anak yatim, berbagi kepada orang miskin, tidak riya dalam beribadah.

C. Pedoman Jawaban

  1. ا، د، ذ، ر، ز، و.
  2. Menjelaskan bahwa orang yang mendustakan agama adalah mereka yang mengabaikan anak yatim, tidak peduli kepada orang miskin, lalai dalam salat, berbuat riya, dan enggan membantu sesama.
  3. Contoh: membantu teman yang kesulitan, berbagi makanan, menghormati anak yatim, mengikuti kegiatan bakti sosial.
  4. Karena Islam mengajarkan kasih sayang, kepedulian, dan tolong-menolong. Menghardik anak yatim dan tidak peduli kepada orang miskin termasuk perilaku yang tercela.
Kesimpulan 

Sunday, July 26, 2026

Pembelajaran Kelas 6 dan 1

  IDENTITAS:

Nama Guru : Euis Wartika, S.Pd

Mata pelajaran : Agam Islam

Hari/tanggal : Senin  27 Juli 2026

Kelas : 6A  

Materi Pokok :  

Alat Peraga : PPT Qs Ad-Dhuha

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran ini, siswa diharapkan dapat:

  1. Peserta diidk mampu membaca Qs Ad-Dhuha dengan tartil serta menjelaskan hukum bacaan Tafkhim dan tarqiq dengan benar

B. Materi Pokok

Dalam membaca Al-Qur'an, kita harus memperhatikan ketepatan bunyi huruf. Salah satu ilmu tajwid yang sangat penting adalah aturan menebalkan dan menipiskan suara saat membaca huruf tertentu, terutama huruf Ra 

1. Tafkhim (تَفْخِيْم)

Secara bahasa, Tafkhim berarti menebalkan. Cara membacanya adalah dengan mengucapkan huruf dengan suara tebal sampai memenuhi mulut.

Kapan huruf dibaca Tafkhim?

  • Huruf Ra dibaca tebal jika: Berharakat Fathah (ـَ) atau Dhummah (ـُ). Contohnya pada ayat pertama Q.S. Ad-Dhuha: وَالضُّحٰى (terdapat rahasia ketebalan pada huruf tertentu) dan kata-kata yang mengandung Ra Fathah/Dhummah.

  • Lafaz Allah (Lam Jalalah) dibaca tebal jika: Didahului oleh harakat Fathah atau Dhummah. (Contoh: Abadallah, Rasulullah).

2. Tarqiq (تَرْقِيْق)

Secara bahasa, Tarqiq berarti menipiskan. Cara membacanya adalah dengan mengucapkan huruf dengan suara tipis (mulut agak meringis/senyum).

Kapan huruf dibaca Tarqiq?

  • Huruf Ra dibaca tipis jika: Berharakat Kasrah (ـِ). Contoh di Q.S. Ad-Dhuha ayat 5: فَتَرْضٰى (jika Ra mati didahului kasrah) atau kata khairun ketika dihentikan/kondisi tertentu, serta semua Ra yang berharakat kasrah langsung seperti Ri.

  • Lafaz Allah (Lam Jalalah) dibaca tipis jika: Didahului oleh harakat Kasrah. (Contoh: Bismillah).

C. Asesmen (Tugas Mandiri)

Untuk menguji pemahaman kalian, silakan kerjakan latihan di bawah ini di buku tulis PAI masing-masing:

  1. Praktik Membaca: Rekam suara (Voice Note) saat kamu membaca Q.S. Ad-Dhuha ayat 1-5 dengan tartil, lalu kirimkan ke WhatsApp Group kelas.

  2. Analisis Tajwid: Buka mushaf Al-Qur'an atau PPT yang sudah dibagikan, carilah masing-masing:

    • 2 contoh hukum bacaan Tafkhim

    • 2 contoh hukum bacaan Tarqiq

      (Tuliskan ayat dan nama suratnya!)

IDENTITAS:

Nama Guru : Euis Wartika, S.Pd

Mata pelajaran : Agam Islam

Hari/tanggal : Senin 27 Juli 2026

Kelas : 1a

Materi Pokok :  Mengenal Salat Jum,at Dhuha, dan Tahajud

Alat Peraga : LKPD Huruf Hijaiyah 

Materi Ajar:  

A. Tujuan Pembelajaran

 1. Mampu Menjelaskan makna Al-Qur'an Sebagai Kitab Suci umat Islam dan melafalkan Huruf-huruf Hijaiyah awal (Alif hingga Kha) dengan Fasih

📖 B. Materi Pokok

1. Al-Qur'an Kitab Suciku 📖✨

Tahukah kamu? Setiap umat beragama punya kitab suci. Kita sebagai umat Islam memiliki kitab suci yang sangat istimewa bernama Al-Qur'an.

  • Al-Qur'an adalah firman atau perkataan Allah SWT.

  • Membaca Al-Qur'an akan mendatangkan pahala yang banyak dan membuat hati kita menjadi tenang.

  • Di dalam Al-Qur'an ada cerita-cerita seru tentang para Nabi dan petunjuk agar kita jadi anak yang disayang Allah.

2. Yuk, Kenalan dengan Huruf Hijaiyah! (Alif - Kha)

Agar bisa membaca Al-Qur'an, kita harus kenal dulu dengan huruf-hurufnya. Namanya adalah Huruf Hijaiyah. Hari ini kita belajar 7 huruf pertama dulu, ya!

Coba klik dan mainkan tombol interaktif di bawah ini untuk mendengarkan dan melihat cara membacanya:

🛠️ C. Metode Pembelajaran

Di kelas nanti, kita tidak hanya duduk diam, anak-anak! Kita akan belajar menggunakan metode:

  • Bernyanyi Bersama: Menyanyikan lagu huruf hijaiyah agar mudah diingat.

  • Tanya Jawab Seru: Ibu Euis akan memberikan tebak-tebakan berhadiah bintang!

  • Metode Demonstration (Contoh Langsung): Ibu Euis akan mencontohkan gerakan bibir saat mengucapkannya, lalu kalian menirukannya bersama-sama.

  • Bermain LKPD Warna: Mewarnai dan menebalkan huruf Alif sampai Kha di lembar kerja yang sudah disiapkan.


  • 📝 Kesimpulan