بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Hari/Tgl : Jum'at, 06 Februari 2026
1.3 Peserta didik dapat mempraktikkan gerakan dan bacaan salat dengan tertib
Salat adalah rukun Islam yang kedua dan merupakan tiang agama. Salat lima waktu wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang sudah baligh dan berakal. Rasulullah SAW bersabda: "Salatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku salat." (HR. Bukhari)
B. Salat Lima Waktu dan Waktunya
1. Salat Subuh - 2 rakaat
- Waktu: Dari terbit fajar shadiq sampai sebelum terbit matahari
2. Salat Dzuhur - 4 rakaat
- Waktu: Dari tergelincir matahari sampai bayangan sama panjang dengan bendanya
3. Salat Ashar - 4 rakaat
- Waktu: Dari bayangan lebih panjang dari bendanya sampai sebelum terbenam matahari
4. Salat Maghrib - 3 rakaat
- Waktu: Dari terbenam matahari sampai hilang mega merah
5. Salat Isya - 4 rakaat
- Waktu: Dari hilang mega merah sampai sebelum fajar shadiq
C. Syarat Wajib dan Syarat Sah Salat
Syarat Wajib Salat:
- Beragama Islam
- Baligh (dewasa)
- Berakal sehat
- Sudah sampai dakwah (mengetahui perintah salat)
Syarat Sah Salat:
- Suci dari hadas (berwudhu atau mandi wajib)
- Suci badan, pakaian, dan tempat dari najis
- Menutup aurat
- Menghadap kiblat
- Mengetahui waktu salat telah masuk
- Mengetahui rukun dan tata cara salat
D. Rukun Salat (13 Rukun)
- Niat
- Takbiratul ihram (takbir pertama)
- Berdiri bagi yang mampu
- Membaca surah Al-Fatihah
- Rukuk dengan tuma'ninah (tenang)
- I'tidal dengan tuma'ninah
- Sujud dua kali dengan tuma'ninah
- Duduk di antara dua sujud dengan tuma'ninah
- Duduk tasyahud akhir
- Membaca tasyahud akhir
- Membaca shalawat kepada Nabi dalam tasyahud akhir
- Salam yang pertama
- Tertib (berurutan)
E. Tata Cara Salat Lengkap
1. NIAT
Dilakukan di dalam hati, boleh diucapkan pelan. Contoh niat salat Dzuhur: "Ushalli fardhadzh-dzuhri arba'a raka'aatin mustaqbilal qiblati adaa-an/qadha-an lillahi ta'ala"
(Aku berniat salat fardhu Dzuhur empat rakaat menghadap kiblat, ada'/qadha, karena Allah Ta'ala)
2. TAKBIRATUL IHRAM
Berdiri tegak, angkat kedua tangan sejajar telinga/bahu, ucapkan:
اللهُ أَكْبَرُ "Allahu Akbar" (Allah Maha Besar)
3. BERDIRI DAN MEMBACA DOA IFTITAH
Letakkan tangan kanan di atas tangan kiri di dada, baca doa iftitah:
اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالثَّلْجِ وَالْمَاءِ وَالْبَرَدِ
"Allahumma baa'id baini wa baina khathaa yaa ya kamaa baa'adta bainal masyriqi wal maghrib. Allahumma naqqini min khathaa yaa ya kamaa yunaqqats tsaubul abyadu minad danas. Allahummagh silni min khathaa yaa ya bits tsalji wal maa-i wal barad"
4. MEMBACA TA'AWUDZ DAN BASMALAH
أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ "A'uudzu billahi minasy syaithaanir rajiim"
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ "Bismillaahir rahmaanir rahiim"
5. MEMBACA SURAH AL-FATIHAH (Wajib setiap rakaat)
الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ - الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ - مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ - إِيَّاكَ نَعْبُدُ وإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ - اهدِنَــــا الصِّرَاطَ المُستَقِيمَ - صِرَاطَ الَّذِينَ أَنعَمتَ عَلَيهِمْ غَيرِ المَغضُوبِ عَلَيهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ
"Alhamdulillahi rabbil 'aalamiin. Arrahmaanir rahiim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'iin. Ihdinash shiratal mustaqiim. Shirathal ladziina an'amta 'alaihim ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh dhaallliin"
Setelah selesai, ucapkan: آمِينَ "Aamiin"
6. MEMBACA SURAH PENDEK (Rakaat 1 dan 2)
Contoh: Surah Al-Ikhlas
قُلْ هُوَ اللهُ أَحَدٌ - اللهُ الصَّمَدُ - لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ - وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ
"Qul huwallahu ahad. Allahush shamad. Lam yalid walam yuulad. Walam yakul lahu kufuwan ahad"
7. RUKUK
Takbir sambil membungkuk, tangan di lutut, punggung lurus. Baca:
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيْمِ (3x) "Subhaana rabbiyal 'azhiim" (Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung)
8. I'TIDAL (Bangkit dari rukuk)
Sambil berdiri, ucapkan:
سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ "Sami'allahu liman hamidah" (Allah mendengar orang yang memuji-Nya)
Setelah berdiri tegak:
رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ "Rabbanaa wa lakal hamd" (Ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji)
9. SUJUD PERTAMA
Takbir sambil sujud, tujuh anggota badan menyentuh lantai (dahi, hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, kedua ujung kaki). Baca:
سُبْحَانَ رَبِّيَ الأَعْلَى (3x) "Subhaana rabbiyal a'laa" (Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi)
10. DUDUK DI ANTARA DUA SUJUD
Takbir sambil duduk, baca:
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَاجْبُرْنِي وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِي وَاهْدِنِي وَعَافِنِي
"Rabbighfir lii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii wahdinii wa 'aafinii"
11. SUJUD KEDUA
Takbir dan sujud lagi, bacaan sama dengan sujud pertama.
12. BANGKIT KE RAKAAT KEDUA
Setelah sujud kedua, takbir sambil bangkit untuk rakaat berikutnya.
13. DUDUK TASYAHUD AWAL (Setelah rakaat ke-2)
Duduk iftirasy (kaki kiri dilipat, duduk di atasnya, kaki kanan ditegakkan). Baca tasyahud awal:
التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ للهِ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِينَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ
"Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thayyibaatu lilllaah. Assalaamu 'alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh. Assalaamu 'alainaa wa 'alaa 'ibaadillaahish shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah wa asyhadu anna Muhammadar rasuulullah"
14. RAKAAT 3 DAN 4 (Untuk salat 4 rakaat)
Takbir dan berdiri, cukup baca Al-Fatihah saja tanpa surah pendek.
15. DUDUK TASYAHUD AKHIR
Duduk tawarruk (kaki kiri diletakkan mendatar, kaki kanan ditegakkan, pantat di lantai). Baca tasyahud awal + shalawat:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
"Allahumma shalli 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad kamaa shallaita 'alaa Ibraahiim wa 'alaa aali Ibraahiim innaka hamiidun majiid. Allahumma baarik 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad kamaa baarakta 'alaa Ibraahiim wa 'alaa aali Ibraahiim innaka hamiidun majiid"
16. SALAM
Menoleh ke kanan:
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ "Assalaamu 'alaikum wa rahmatullaah"
Menoleh ke kiri, ucapkan salam yang sama.
Evaluasi Materi Ibadah Shalat
A. Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
Shalat menurut bahasa berarti …
a. Doa
b. Ibadah
c. Perintah
d. KetaatanHukum melaksanakan shalat lima waktu bagi setiap muslim adalah …
a. Sunnah
b. Wajib
c. Makruh
d. MubahJumlah rakaat shalat Subuh adalah …
a. 4 rakaat
b. 3 rakaat
c. 2 rakaat
d. 5 rakaatBerikut yang termasuk syarat sah shalat adalah …
a. Membaca Al-Fatihah
b. Niat
c. Suci dari hadas dan najis
d. Duduk di antara dua sujudMenghadap kiblat ketika shalat hukumnya …
a. Sunnah
b. Wajib
c. Makruh
d. Boleh ditinggalkan
B. Isian Singkat
Shalat lima waktu terdiri dari shalat Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan _____.
Membaca Al-Fatihah termasuk rukun shalat yang tidak boleh _____.
Gerakan shalat setelah rukuk adalah _____.
Orang yang melaksanakan shalat harus menutup _____.
Shalat merupakan tiang _____.
C. Uraian
Jelaskan pengertian shalat menurut istilah!
Sebutkan 5 rukun shalat!
Jelaskan perbedaan antara syarat sah shalat dan rukun shalat!
Mengapa shalat disebut sebagai tiang agama?
Sebutkan hikmah melaksanakan shalat dalam kehidupan sehari-hari!
D. Penilaian Sikap (Afektif)
Berilah tanda (✔) sesuai dengan keadaanmu!
| Pernyataan | Selalu | Kadang | Tidak Pernah |
|---|---|---|---|
| Shalat tepat waktu | |||
| Shalat dengan khusyuk | |||
| Menjaga kebersihan sebelum shalat |
Sebagai penutup pembelajaran hari ini, marilah kita bersyukur kepada Allah SWT karena telah mempelajari materi tentang ibadah shalat. Shalat merupakan kewajiban utama bagi setiap muslim dan menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan memahami pengertian, syarat, rukun, dan tata cara shalat, diharapkan peserta didik dapat melaksanakan shalat dengan benar dan penuh kesadaran.
Semoga ilmu yang telah dipelajari hari ini dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga shalat tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga kebutuhan dan sumber ketenangan hati. Mari kita berkomitmen untuk senantiasa menjaga shalat lima waktu dengan tertib dan tepat waktu.
Pembelajaran ditutup dengan doa agar Allah SWT memberikan kemudahan kepada kita untuk istiqamah dalam melaksanakan shalat. Aamiin.







