IDENTITAS
Nama Guru : Euis Wartika, S. Pd.
Mata Pelajaran : Agama Islam
Hari/Tanggal :Rabu, 29 juli 2026
Kelas : 2A dan 4A
Materi pokok :Agama Islam
Alat Peraga : Video Pembelajaran, LKPD
Metode Pembelajaran : Tanya Jawab, diskusi, Penugasan
tujuan pembelajaran :
Kelas 2a : Peserta didik dapat membaca QS. an-Nās dengan tartil.
Kelas 4a Peserta didik dapat Menjelaskan pesan pokok Q.S. Al-Hujurāt/49:13 tentang keragaman manusia dan ketakwaan sebagai ukuran kemuliaan di sisi Allah.
Assalamualaikum wr wb
Good Morning sholeh sholeha kelas 3a dan 5a , Apa kabar hari ini? Semoga Anak - anak semua dalam keadaan sehat wal'afiat ya Aamin. Baiklah kita akan lanjutkan pembelajaran kita hari ini, Mari kita ikuti pelajaran hari ini dengan penuh semangat 🤗
sebelum mulai
Agama Islam
QS.
Al-Muzzammil (73): 4
{وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ
تَرْتِيْلًا}
Artinya: "...Dan bacalah
Al-Qur'an itu dengan perlahan-lahan (tartil)."
Pesan
Bermakna dari Guru:
Guru mengaitkan makna ayat tersebut
dengan pembelajaran: Al-Qur'an Membaca secara 'tartil' atau perlahan-lahan artinya kita
membaca dengan sadar, memberikan hak pada setiap hurufnya, dan tidak
terburu-buru seperti membaca buku biasa.Hari ini, saat kita membaca QS.
an-Nās, mari kita praktikkan ayat ini. Kita hadirkan hati kita, kita
tenangkan pikiran kita, dan kita lantunkan setiap ayatnya dengan penuh hormat.
Dengan begitu, lisan kita terlatih dengan benar, dan hati kita akan merasa jauh
lebih tenang karena dilindungi oleh Allah SWT.”
Guru menyampaikan Kebesaran Allah SWT:
(keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME)
“Anak-anak, Allah SWT menurunkan
Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia. Salah satu surat pendek
dalam Al-Qur'an adalah QS. an-Nās yang mengajarkan kita untuk memohon
perlindungan hanya kepada Allah SWT. Dengan membacanya secara tartil, kita
menghormati firman Allah dan melatih lisan kita membaca Al-Qur'an dengan baik
dan benar.”
Materi
Membaca QS. An-Nas
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
1. قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ
Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhan (Rabb) manusia."
2. مَلِكِ النَّاسِ
Raja manusia.
3. إِلَٰهِ النَّاسِ
Sembahan manusia.
4. مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ
Dari kejahatan (setan) yang membisikkan (kejahatan) dan bersembunyi.
5. الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ
Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.
6. مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Dari golongan jin dan manusia.
Kandungan Kebesaran Allah dalam QS. An-Nas
1. Allah adalah Rabb (Tuhan dan Pemelihara) manusia
Allah menciptakan, memelihara, memberi rezeki, dan mengatur seluruh kehidupan manusia. Tidak ada satu pun makhluk yang dapat hidup tanpa pertolongan-Nya.
2. Allah adalah Malik (Raja) manusia
Allah memiliki kekuasaan mutlak atas seluruh alam semesta. Semua makhluk berada di bawah kekuasaan-Nya dan tidak ada yang dapat menandingi kerajaan-Nya.
3. Allah adalah Ilah (Satu-satunya yang berhak disembah)
Hanya Allah yang layak disembah. Manusia tidak boleh menyekutukan-Nya dengan apa pun karena hanya Allah yang memiliki sifat-sifat kesempurnaan.
4. Allah Maha Pelindung
Allah memerintahkan manusia agar selalu memohon perlindungan kepada-Nya dari godaan setan, baik yang berasal dari jin maupun manusia. Hal ini menunjukkan bahwa hanya Allah yang mampu memberikan perlindungan yang sempurna.
Evaluasi
Materi Pembelajaran
Menjelaskan Pesan Pokok Q.S. Al-Hujurāt/49:13 tentang Keragaman Manusia dan Ketakwaan sebagai Ukuran Kemuliaan di Sisi Allah
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi ini, peserta didik diharapkan mampu:
- Membaca Q.S. Al-Hujurāt/49:13 dengan baik dan benar.
- Menjelaskan makna kandungan ayat.
- Memahami bahwa keberagaman manusia merupakan kehendak Allah.
- Menunjukkan sikap menghargai perbedaan serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah.
Q.S. Al-Hujurāt Ayat 13
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
Artinya:
"Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti."
Kandungan dan Pesan Pokok Ayat
1. Semua Manusia Berasal dari Asal yang Sama
Allah menciptakan seluruh manusia dari Nabi Adam dan Hawa. Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk merasa lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan orang lain berdasarkan keturunan, suku, maupun bangsa.
Nilai yang dapat diterapkan:
- Menghormati setiap orang.
- Tidak membeda-bedakan teman karena latar belakangnya.
2. Keragaman adalah Kehendak Allah
Perbedaan suku, bangsa, bahasa, budaya, dan warna kulit merupakan ketetapan Allah. Keberagaman bukan untuk menimbulkan perpecahan, tetapi menjadi kekayaan yang harus disyukuri.
Evaluasi
Kesimpulan






