بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
IDENTITAS:
Nama Guru : Euis Wartika, S.Pd
Mata pelajaran : Agam Islam
Hari/tanggal : SENIN, 09 Maret 2026
Kelas : 4A
Materi Pokok : SUMATIF TENGAH SEMESTER GENAP
Alat Peraga : Lembar Soal ujian & LJK
Metode Pembelajaran : Penugasan\
PENJABARAN MATERI
Pendidikan Agama Islam
QS At-Tin | Iman
kepada Malaikat | Akhlak Mulia
BAB I: SURAH AT-TIN
A. Pengantar Surah At-Tin
Surah At-Tin adalah surah ke-95
dalam Al-Qur'an. Surah ini termasuk golongan surah Makkiyah, yaitu surah yang
diturunkan di Kota Makkah sebelum Nabi Muhammad Saw. hijrah ke Madinah. Sebelum
surah ini diturunkan, Allah Swt. telah mewahyukan Surah Al-Balad.
Surah At-Tin terdiri atas 8 ayat
dan membahas tentang kemuliaan manusia sebagai makhluk Allah Swt. yang
diciptakan dalam bentuk sebaik-baiknya.
B. Lafal dan Terjemahan Surah At-Tin
Ayat 1-2:
Sumpah Allah dengan Buah Tin, Zaitun, dan Gunung Sinai
وَالتِّيۡنِ
وَالزَّيۡتُوۡنِۙ
Artinya: "Demi (buah) tin
dan (buah) zaitun"
وَطُوۡرِ
سِيۡنِيۡنَۙ
Artinya: "Dan demi gunung
Sinai"
Ayat 3: Sumpah
dengan Negeri yang Aman
وَهٰذَا
الۡبَلَدِ الۡاَمِيۡنِۙ
Artinya: "Dan demi negeri
(Makkah) yang aman ini"
Ayat 4:
Manusia Diciptakan dalam Bentuk Terbaik
لَقَدۡ
خَلَقۡنَا الۡاِنۡسَانَ فِىۡۤ اَحۡسَنِ تَقۡوِيۡمٍ
Artinya: "Sungguh, Kami
benar-benar telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya"
Ayat 5:
Dikembalikan ke Derajat Terendah
ثُمَّ
رَدَدۡنٰهُ اَسۡفَلَ سٰفِلِيۡنَۙ
Artinya: "Kemudian, Kami
kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya"
Ayat 6:
Pengecualian bagi Orang Beriman
اِلَّا
الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَلَهُمۡ اَجۡرٌ غَيۡرُ مَمۡنُوۡنٍ
Artinya: "Kecuali
orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan; maka mereka akan mendapat
pahala yang tidak putus-putusnya"
Ayat 7-8:
Pertanyaan Retoris
فَمَا
يُكَذِّبُكَ بَعۡدُ بِالدِّيۡنِ
Artinya: "Maka, apa yang
menyebabkan kamu mendustakan hari pembalasan setelah (adanya bukti-bukti)
itu?"
اَلَيۡسَ
اللّٰهُ بِاَحۡكَمِ الۡحٰكِمِيۡنَ
Artinya: "Bukankah Allah
hakim yang paling adil?"
C. Makna Sumpah dalam Surah At-Tin
Dalam surah ini, Allah Swt.
bersumpah dengan empat hal yang mulia, yaitu:
●
Buah Tin (التِّيۡن): Buah tin merupakan simbol tempat
diutusnya Nabi Adam a.s. dan para nabi lainnya. Buah tin juga sangat bermanfaat
bagi kesehatan manusia.
●
Buah Zaitun (الزَّيۡتُوۡن): Buah zaitun merupakan
simbol Baitulmaqdis (Yerusalem), tempat diutusnya Nabi Isa a.s. Pohon zaitun
juga merupakan pohon yang sangat berkah.
●
Gunung Sinai (طُوۡرِ سِيۡنِيۡن): Gunung Sinai merupakan
tempat Nabi Musa a.s. menerima wahyu dari Allah Swt. Di sinilah Nabi Musa a.s.
berbicara langsung dengan Allah Swt. Selain itu, pada malam Isra Mikraj, Nabi
Muhammad Saw. juga singgah di gunung ini untuk melaksanakan salat.
●
Negeri Makkah (الۡبَلَدِ الۡاَمِيۡن): Kota Makkah
adalah kota yang aman dan suci, tempat berdirinya Ka'bah dan tempat lahirnya
Nabi Muhammad Saw.
D. Kandungan dan Pesan Surah At-Tin
Beberapa pesan penting yang
terkandung dalam Surah At-Tin antara lain:
1.
Manusia adalah makhluk Allah Swt. yang paling mulia.
Allah menciptakan manusia dalam bentuk yang sempurna, baik fisik maupun
akalnya.
2.
Manusia bisa jatuh ke derajat yang paling rendah apabila
tidak menggunakan akal dan kemampuannya untuk beribadah dan berbuat kebaikan.
3.
Orang yang beriman dan beramal saleh akan mendapatkan
pahala yang tidak pernah putus dari Allah Swt.
4.
Hari pembalasan (kiamat) adalah nyata dan pasti akan
terjadi. Tidak ada alasan bagi manusia untuk mengingkarinya.
5.
Allah Swt. adalah hakim yang paling adil dan bijaksana.
Ringkasan Pesan Surah At-Tin:
- Manusia adalah makhluk terbaik ciptaan Allah Swt.
- Keimanan dan amal saleh adalah kunci meraih pahala yang abadi.
- Hari kiamat adalah kepastian yang tidak boleh diingkari.
BAB II: IMAN KEPADA MALAIKAT
A. Pengertian Malaikat
Malaikat adalah makhluk Allah
Swt. yang diciptakan dari cahaya (nur). Malaikat merupakan makhluk gaib,
artinya tidak dapat dilihat oleh manusia dengan mata biasa. Malaikat berbeda
dengan manusia karena mereka tidak memiliki hawa nafsu dan selalu taat kepada
perintah Allah Swt.
Pengetahuan tentang malaikat
kita peroleh melalui Al-Qur'an dan hadits Nabi Muhammad Saw. Beriman kepada
malaikat merupakan rukun iman yang kedua dan hukumnya wajib bagi setiap Muslim.
B. Sifat-Sifat Malaikat
Malaikat memiliki sifat-sifat
yang membedakannya dari makhluk lain, di antaranya:
●
Diciptakan dari cahaya (nur).
●
Makhluk gaib yang tidak dapat dilihat oleh manusia
secara langsung.
●
Tidak berjenis kelamin (bukan laki-laki dan bukan
perempuan).
●
Tidak makan, tidak minum, dan tidak tidur.
●
Selalu taat dan tidak pernah durhaka kepada Allah Swt.
●
Tidak memiliki hawa nafsu.
●
Dapat menjelma (berubah bentuk) menjadi apa saja dengan
izin Allah Swt.
●
Memiliki tugas masing-masing yang telah ditetapkan
Allah Swt.
●
Memiliki akal, sehingga dapat memahami perintah Allah
Swt.
C. Perbedaan Malaikat, Manusia, dan Jin
Manusia : Diciptakan dari tanah | Ada yang taat, ada yang durhaka | Memiliki nafsu
Jin : Diciptakan dari api | Ada yang taat (mukmin), ada yang durhaka (kafir)
Persamaan manusia dan jin: Sama-sama diperintahkan beribadah kepada Allah Swt.
D. Nama dan Tugas 10 Malaikat
|
No |
Nama
Malaikat |
Tugas |
|
1 |
Jibril |
Menyampaikan
wahyu kepada para nabi dan rasul |
|
2 |
Mikail |
Membagikan
rezeki kepada seluruh makhluk Allah dan menurunkan hujan |
|
3 |
Israfil |
Meniup
sangkakala (terompet) pada hari kiamat |
|
4 |
Izrail |
Mencabut nyawa
semua makhluk hidup atas perintah Allah Swt. |
|
5 |
Munkar |
Menanyai
manusia di alam kubur tentang amal perbuatannya |
|
6 |
Nakir |
Menanyai
manusia di alam kubur bersama Malaikat Munkar |
|
7 |
Rakib |
Mencatat semua
amal perbuatan baik manusia |
|
8 |
Atid |
Mencatat semua
amal perbuatan buruk manusia |
|
9 |
Malik |
Menjaga dan
mengurus neraka |
|
10 |
Ridwan |
Menjaga dan
mengurus surga |
E. Fungsi dan Hikmah Beriman kepada Malaikat
Beriman kepada malaikat
memberikan banyak manfaat dan hikmah dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya:
6.
Mendorong orang beriman untuk meningkatkan keimanan dan
ketakwaan kepada Allah Swt.
7.
Memotivasi diri untuk selalu berbuat kebaikan karena
segala amal dicatat oleh malaikat Rakib dan Atid.
8.
Menjauhkan diri dari perbuatan buruk dan maksiat karena
malaikat selalu mengawasi.
9.
Menumbuhkan rasa syukur atas rezeki yang diberikan
Allah Swt. melalui malaikat Mikail.
10.
Mendorong manusia untuk lebih giat beribadah dan berdoa
karena malaikat selalu mendoakan orang beriman.
Ingat! Malaikat Rakib dan Atid selalu mencatat setiap perbuatan kita.
Selalu ingat malaikat pengawas agar kita terhindar dari perbuatan dosa,
seperti mencuri, berbohong, dan perbuatan buruk lainnya.
BAB III: AKHLAK MULIA
A. Pengertian Akhlak Mulia
Akhlak mulia adalah perilaku,
sikap, dan budi pekerti yang baik sesuai dengan ajaran Islam. Seorang Muslim
diwajibkan memiliki akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, baik di
lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Allah Swt. memerintahkan manusia
untuk gemar membaca dan mencari ilmu, sebagaimana tercantum dalam Surah
Al-Alaq. Membaca dan mencari ilmu adalah salah satu bentuk akhlak mulia yang
harus diterapkan oleh setiap Muslim.
B. Pantang Menyerah
1. Pengertian
Pantang Menyerah
Pantang menyerah adalah sikap
tidak mudah putus asa ketika menghadapi kesulitan, kegagalan, atau hambatan.
Orang yang pantang menyerah akan terus berusaha dan mencoba hingga berhasil.
2. Ciri-Ciri
Orang yang Pantang Menyerah
●
Selalu bersabar dalam menghadapi segala cobaan dan
kesulitan.
●
Tidak mudah putus asa dan tidak mudah mengeluh.
●
Terus berusaha meskipun gagal berkali-kali.
●
Selalu berdoa dan memohon pertolongan kepada Allah Swt.
●
Mengambil pelajaran dari setiap kegagalan.
3. Contoh
Sikap Pantang Menyerah
Di lingkungan sekolah:
○
Selalu berusaha dan belajar dengan giat agar mendapat
nilai yang baik.
○
Terus berlatih keterampilan meskipun belum berhasil
(seperti Yusuf yang terus belajar bermain tenis meja).
○
Tidak menyerah saat mengerjakan soal yang sulit.
Di lingkungan rumah:
○
Tidak menyerah saat membantu pekerjaan rumah meskipun
lelah.
○
Terus belajar membaca Al-Qur'an meski masih
terbata-bata.
4. Manfaat
Pantang Menyerah
11.
Lebih mudah mencapai cita-cita.
12.
Menjadi pribadi yang tangguh dan kuat.
13.
Mendapatkan kepercayaan dari orang lain.
14.
Hidup menjadi lebih produktif dan bermakna.
C. Bersaing dalam Kebaikan (Fastabiqul Khairat)
Islam mengajarkan umatnya untuk
saling berlomba-lomba dalam kebaikan. Contoh perilaku bersaing dalam hal
positif antara lain:
●
Giat belajar untuk memperoleh nilai yang baik.
●
Aktif mengikuti kegiatan-kegiatan positif di sekolah.
●
Berlomba-lomba dalam beribadah dan beramal saleh.
Sebaliknya, perilaku yang harus
dihindari dalam persaingan adalah mencontek, berbuat curang, dan menjatuhkan
orang lain.
D. Tawaduk (Rendah Hati)
1. Pengertian
Tawaduk
Tawaduk adalah sikap rendah
hati, yaitu tidak merasa dirinya lebih tinggi, lebih pandai, atau lebih baik
dari orang lain. Tawaduk bukan berarti rendah diri (merasa tidak mampu),
melainkan menghargai orang lain tanpa meremehkan.
2. Perbedaan Tawaduk dan Rendah Diri
Rendah Diri (Minder) : Merasa tidak mampu, takut, cemas, dan selalu merasa kurang dari orang lain.
3. Manfaat
Bersikap Tawaduk
●
Hati menjadi tenang dan damai.
●
Mudah bergaul dan disukai banyak orang.
●
Sabar dalam menghadapi segala cobaan.
●
Mendapatkan ridha Allah Swt.
E. Menghindari Sifat Bakhil
Bakhil adalah sifat tidak mau
memberikan bantuan atau pertolongan kepada orang lain yang membutuhkan. Bakhil
termasuk akhlak tercela yang harus dihindari oleh setiap Muslim.
Lawannya bakhil adalah dermawan,
yaitu senang berbagi dan menolong sesama. Sikap dermawan sangat dianjurkan
dalam Islam karena dapat mempererat tali persaudaraan.
- Tawasut : Sikap pertengahan / moderat (tidak berlebihan)
- Tawaduk : Sikap rendah hati
- Tawazun : Sikap seimbang
- Tasamuh : Sikap toleran / menghargai perbedaan
- Qonaah : Sikap merasa cukup dengan apa yang dimiliki
- Husnuzon : Berprasangka baik kepada orang lain
- Bakhil : Sikap kikir / tidak mau memberi bantuan (akhlak tercela)
- Riya : Pamer / melakukan kebaikan agar dilihat orang (akhlak tercela)
RANGKUMAN MATERI
Surah At-Tin
●
Surah ke-95 dalam Al-Qur'an, tergolong Makkiyah,
terdiri atas 8 ayat.
●
Diwahyukan setelah Surah Al-Balad.
●
Allah bersumpah dengan tin, zaitun, Gunung Sinai, dan
Kota Makkah.
●
Manusia diciptakan dalam bentuk sebaik-baiknya (ahsani
taqwim).
●
Orang beriman dan beramal saleh mendapat pahala tidak
putus-putusnya.
Iman kepada Malaikat
●
Malaikat diciptakan dari nur (cahaya), hukum beriman
kepadanya adalah wajib.
●
Malaikat adalah makhluk gaib yang selalu taat kepada
Allah Swt.
●
10 malaikat wajib diketahui beserta tugasnya
masing-masing.
●
Beriman kepada malaikat mendorong kita untuk selalu
berbuat baik.
Akhlak Mulia
●
Rajin membaca dan mencari ilmu adalah perintah Allah
dalam Surah Al-Alaq.
●
Pantang menyerah: terus berusaha dan tidak mudah putus
asa.
●
Fastabiqul khairat: berlomba dalam kebaikan, bukan
kecurangan.
●
Tawaduk: rendah hati, hati tenang, dan disukai orang
banyak.
●
Menghindari bakhil dan riya sebagai akhlak tercela.
KISI-KISI SOAL
PENILAIAN HARIAN
Mata Pelajaran:
Pendidikan Agama Islam
Materi: QS At-Tin, Iman kepada
Malaikat, dan Akhlak Mulia
|
No. |
Kompetensi Dasar |
Materi |
Indikator Soal |
Bentuk Soal |
No. Soal |
Level Kognitif |
|
1 |
Memahami QS At-Tin |
Urutan pewahyuan QS At-Tin |
Mengetahui surah yang diwahyukan sebelum QS At-Tin |
PG |
1 |
C1 |
|
2 |
Memahami QS At-Tin |
Kandungan QS At-Tin |
Menjelaskan makna 'mereka' yang mendapat pahala tidak putus-putusnya |
PG |
2 |
C2 |
|
3 |
Memahami QS At-Tin |
Lafal dan arti QS At-Tin |
Mengartikan lafal سِيۡنِيۡنَۙ dalam QS At-Tin |
PG |
3 |
C1 |
|
4 |
Memahami QS At-Tin |
Peristiwa di Gunung Sinai |
Menjelaskan peristiwa yang terjadi di Gunung Sinai saat Isra Mikraj |
PG |
4 |
C2 |
|
5 |
Memahami QS At-Tin |
Isi kandungan QS At-Tin |
Mengidentifikasi ciptaan Allah Swt. yang disebut dalam QS At-Tin |
PG |
5 |
C3 |
|
6 |
Memahami QS At-Tin |
Lafal dan arti QS At-Tin |
Mengartikan ayat وَطُوۡرِ سِيۡنِيۡنَۙ dalam QS At-Tin |
PG |
6 |
C1 |
|
7 |
Memahami QS At-Tin |
Kandungan QS At-Tin |
Menyebutkan makhluk Allah Swt. yang paling mulia menurut QS At-Tin |
PG |
7 |
C1 |
|
8 |
Memahami QS At-Tin |
Istilah dalam QS At-Tin |
Menjelaskan istilah yang digunakan untuk mengungkapkan Baitulmaqdis
dalam QS At-Tin |
PG |
8 |
C2 |
|
9 |
Memahami QS At-Tin |
Arti QS At-Tin ayat 7 |
Menjelaskan arti surah At-Tin ayat ketujuh |
PG |
9 |
C1 |
|
10 |
Beriman kepada Malaikat |
Makhluk taat kepada Allah |
Menyebutkan makhluk yang selalu taat kepada Allah Swt. |
PG |
11 |
C1 |
|
11 |
Beriman kepada Malaikat |
Tugas-tugas Malaikat |
Menyebutkan malaikat yang bertugas menjaga neraka |
PG |
12 |
C1 |
|
12 |
Beriman kepada Malaikat |
Tugas-tugas Malaikat |
Menjelaskan sifat malaikat Izrail dalam menjalankan tugasnya |
PG |
13 |
C2 |
|
13 |
Beriman kepada Allah |
Istilah keimanan |
Menyebutkan sebutan bagi orang yang beriman kepada Allah |
PG |
14 |
C1 |
|
14 |
Beriman kepada Malaikat |
Tugas Malaikat Mikail |
Menjelaskan sikap yang tepat meskipun rezeki dibagikan malaikat Mikail |
PG |
15 |
C3 |
|
15 |
Beriman kepada Malaikat |
Sifat malaikat |
Menjelaskan pengertian malaikat sebagai makhluk gaib |
PG |
16 |
C2 |
|
16 |
Beriman kepada Malaikat |
Fungsi beriman kepada Malaikat |
Menjelaskan fungsi beriman kepada malaikat bagi orang beriman |
PG |
17 |
C2 |
|
17 |
Akhlak mulia |
Derajat manusia di sisi Allah |
Menjelaskan hal yang membedakan manusia di sisi Allah Swt. |
PG |
18 |
C2 |
|
18 |
Beriman kepada Malaikat |
Sumber pengetahuan tentang malaikat |
Menyebutkan kitab yang menjadi sumber pengetahuan tentang malaikat |
PG |
19 |
C1 |
|
19 |
Beriman kepada Malaikat |
Sifat malaikat |
Menjelaskan kemampuan malaikat dalam menjelma |
PG |
20 |
C1 |
|
20 |
Beriman kepada Malaikat |
Tugas-tugas Malaikat |
Menyebutkan malaikat yang meniup terompet pada hari kiamat |
PG |
21 |
C1 |
|
21 |
Beriman kepada Malaikat |
Persamaan manusia dan jin |
Menjelaskan persamaan antara manusia dan jin |
PG |
22 |
C2 |
|
22 |
Beriman kepada Malaikat |
Sifat-sifat malaikat |
Mengidentifikasi sifat yang bukan merupakan sifat malaikat |
PG |
23 |
C3 |
|
23 |
Beriman kepada Malaikat |
Tugas-tugas Malaikat |
Menyebutkan malaikat yang bertugas menurunkan hujan |
PG |
24 |
C1 |
|
24 |
Beriman kepada Malaikat |
Pengaruh iman kepada malaikat |
Menjelaskan pengaruh mengingat malaikat Atid terhadap perilaku |
PG |
25 |
C3 |
|
25 |
Beriman kepada Malaikat |
Tugas-tugas Malaikat |
Menyebutkan malaikat yang disebut pengawas |
PG |
26 |
C1 |
|
26 |
Beriman kepada Malaikat |
Tugas-tugas Malaikat |
Menyebutkan malaikat yang menanyai di alam kubur |
PG |
27 |
C1 |
|
27 |
Beriman kepada Malaikat |
Asal penciptaan malaikat |
Menyebutkan bahan penciptaan malaikat oleh Allah Swt. |
PG |
28 |
C1 |
|
28 |
Akhlak mulia |
Perintah membaca dalam Al-Qur'an |
Menyebutkan surah yang berisi perintah rajin membaca |
PG |
29 |
C1 |
|
29 |
Akhlak mulia |
Pantang menyerah di sekolah |
Memberikan contoh sikap pantang menyerah di lingkungan sekolah |
PG |
30 |
C3 |
|
30 |
Akhlak mulia |
Sikap pantang menyerah |
Menjelaskan sikap orang yang pantang menyerah saat mendapat kesulitan |
PG |
31 |
C2 |
|
31 |
Akhlak mulia |
Perilaku positif |
Memberikan contoh perilaku bersaing dalam hal positif |
PG |
32 |
C3 |
|
32 |
Akhlak mulia |
Sifat terpuji |
Menyebutkan istilah Islam untuk sikap rendah hati |
PG |
33 |
C1 |
|
33 |
Akhlak mulia |
Manfaat rendah hati |
Menjelaskan akibat memiliki sikap rendah hati |
PG |
34 |
C2 |
|
34 |
Akhlak mulia |
Sifat tercela |
Menyebutkan nama sifat tidak mau memberi bantuan |
PG |
35 |
C1 |
|
35 |
Sejarah Islam |
Peristiwa penyerangan Ka'bah |
Menyebutkan nama raja yang memerintahkan perusakan Ka'bah dengan gajah |
Esai |
1 |
C1 |
|
36 |
Sejarah Islam |
Nasab Nabi Muhammad Saw. |
Menyebutkan nama ayah Nabi Muhammad Saw. |
Esai |
2 |
C1 |
|
37 |
Sejarah Islam |
Tujuan Raja Abrahah |
Menjelaskan tujuan Raja Abrahah datang ke Makkah |
Esai |
3 |
C2 |
|
38 |
Beriman kepada Malaikat |
Tugas-tugas Malaikat |
Menyebutkan malaikat yang bertugas menanyai di alam kubur |
Esai |
4 |
C1 |
|
39 |
Beriman kepada Malaikat |
Hukum beriman kepada malaikat |
Menjelaskan hukum beriman kepada malaikat Allah Swt. |
Esai |
5 |
C2 |
|
40 |
Beriman kepada Malaikat |
Tugas Malaikat Jibril |
Menjelaskan tugas malaikat Jibril |
Esai |
6 |
C1 |
|
41 |
Akhlak mulia |
Manfaat pantang menyerah |
Menyebutkan keuntungan anak yang pantang menyerah |
Esai |
7 |
C2 |
|
42 |
Akhlak mulia |
Pantang menyerah |
Mengidentifikasi sikap pantang menyerah dari ilustrasi cerita |
Esai |
8 |
C3 |
|
43 |
Akhlak mulia |
Rendah diri |
Menjelaskan perasaan anak yang memiliki sikap rendah diri |
Esai |
9 |
C2 |
|
44 |
Akhlak mulia |
Sikap cermat dan berhati-hati |
Menjelaskan keuntungan hidup cermat dan berhati-hati |
Esai |
10 |
C2 |
|
45 |
Memahami QS At-Tin |
Keistimewaan Bukit Sinai |
Menjelaskan keistimewaan bukit Sinai dalam QS At-Tin ayat 2 |
Uraian |
1 |
C2 |
|
46 |
Beriman kepada Malaikat |
Tugas Malaikat Rakib |
Menyebutkan contoh perbuatan baik yang dicatat Malaikat Rakib |
Uraian |
2 |
C3 |
|
47 |
Beriman kepada Malaikat |
Makhluk gaib |
Menjelaskan pengertian makhluk gaib dan memberikan contohnya |
Uraian |
3 |
C2 |
|
48 |
Beriman kepada Rasul |
Sifat sidiq Rasul |
Menjelaskan pentingnya sifat sidiq yang dimiliki rasul |
Uraian |
4 |
C2 |
|
49 |
Beriman kepada Rasul |
Sifat wajib Rasul |
Menyebutkan empat sifat wajib bagi rasul |
Uraian |
5 |
C1 |







0 comments:
Post a Comment