Saturday, March 7, 2026

Kisi-Kisi PTS Agama Islam

  بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ


 IDENTITAS:


Nama Guru                   : Euis Wartika, S.Pd


Mata pelajaran             :  Agam Islam


Hari/tanggal                 : SENIN, 09 Maret 2026


Kelas                            : 2A 


Materi Pokok     : SUMATIF TENGAH SEMESTER GENAP


Alat Peraga                  : Lembar Soal ujian & LJK

  RINGKASAN MATERI 

  Pendidikan Agama Islam & Budi Pekerti  |  Kelas II SD 

  Materi: QS Al-Falaq    Mengenal Malaikat    Senang Berakhlak Terpuji 

 

  BAB 1  SURAH AL-FALAQ 

A. Identitas Surah Al-Falaq

Nama Surah

Al-Falaq (الْفَلَقِ)

Arti Nama

Waktu Subuh / Fajar yang Menyingsing

Golongan

Makkiyyah (diturunkan di Kota Makkah)

Nomor Surah

Surah ke-113 dalam Al-Qur'an

Letak dalam Al-Qur'an

Juz 30

Jumlah Ayat

5 (lima) ayat

Perantara Wahyu

Malaikat Jibril

 

B. Isi dan Kandungan Surah Al-Falaq

Surah Al-Falaq termasuk kelompok Al-Mu'awwidzatain (dua surah pelindung) bersama Surah An-Nas. Isi pokok surah ini adalah perintah kepada manusia untuk memohon perlindungan kepada Allah Swt. dari berbagai macam kejahatan dan bahaya.

 

Hal-hal yang Dimohonkan Perlindungan dalam Surah Al-Falaq:

1.  Kejahatan makhluk-makhluk yang Allah ciptakan (seluruh kejahatan di muka bumi).

2.  Kejahatan malam gelap gulita ketika kegelapan telah penuh (bahaya di waktu malam).

3.  Kejahatan tukang-tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul tali (sihir).

4.  Kejahatan orang-orang yang dengki apabila mereka mendengki (hasad/iri hati).

 

Kesimpulan: Surah Al-Falaq mengajarkan kita untuk selalu berlindung dan bergantung kepada Allah Swt. dari segala kejahatan dan bahaya yang ada di sekitar kita.

C. Pelajaran dari Surah Al-Falaq

  Kita hanya boleh meminta perlindungan kepada Allah Swt., bukan kepada makhluk lain.

  Kita harus berhati-hati terhadap kejahatan yang ada di sekitar kita.

  Membaca Surah Al-Falaq setiap pagi dan malam hari adalah sunah Nabi Muhammad saw.

  Sihir dan perbuatan dengki (hasad) adalah perbuatan yang dilarang dalam Islam.

 

  BAB 2  MENGENAL MALAIKAT DAN TUGASNYA 

A. Pengertian Malaikat

Malaikat adalah makhluk ciptaan Allah Swt. yang diciptakan dari cahaya (nur). Malaikat termasuk makhluk gaib yang tidak dapat dilihat, didengar, atau dirasakan oleh manusia secara langsung. Kita hanya dapat mengetahui adanya malaikat melalui kitab suci Al-Qur'an dan hadis Nabi Muhammad saw.

 

 

 

 

Diciptakan dari

Cahaya (Nur)

Sifat utama

Selalu taat kepada Allah, tidak pernah durhaka, tidak makan, tidak tidur

Cara mengetahui

Melalui Al-Qur'an dan Hadis Nabi Muhammad saw.

Jumlah malaikat wajib diketahui

10 (sepuluh) malaikat

Beriman kepada malaikat

Rukun Iman ke-2

 

B. 10 Nama Malaikat dan Tugasnya

No.

Nama Malaikat

Tugas

1

Jibril

Menyampaikan wahyu kepada para nabi dan rasul

2

Mikail

Mengatur rezeki, menurunkan hujan, dan menumbuhkan tumbuhan

3

Israfil

Meniup sangkakala (terompet) pada hari kiamat

4

Izrail

Mencabut nyawa semua makhluk hidup

5

Munkar

Menanyai manusia di dalam kubur

6

Nakir

Menanyai manusia di dalam kubur (bersama Munkar)

7

Raqib

Mencatat amal baik manusia

8

Atid

Mencatat amal buruk manusia

9

Malik

Menjaga dan memimpin neraka

10

Ridwan

Menjaga dan memimpin surga

 

C. Sifat-Sifat Malaikat

  Selalu taat dan patuh kepada Allah Swt., tidak pernah membangkang.

  Tidak memiliki jenis kelamin (bukan laki-laki, bukan perempuan).

  Tidak makan, tidak minum, dan tidak tidur.

  Dapat berubah wujud sesuai perintah Allah Swt.

  Jumlah malaikat sangat banyak, hanya Allah yang mengetahui jumlah pastinya.

 

D. Hikmah Beriman kepada Malaikat

  Mendorong kita untuk selalu berbuat baik karena amal kita dicatat oleh Malaikat Raqib dan Atid.

  Membuat kita selalu berhati-hati dalam berperilaku.

  Menumbuhkan rasa syukur atas rezeki yang diberikan Allah melalui Malaikat Mikail.

  Mengingatkan kita bahwa kematian pasti akan datang (tugas Malaikat Izrail).

Ingat: Beriman kepada malaikat berarti kita yakin dengan sepenuh hati bahwa malaikat itu ada, meskipun kita tidak bisa melihatnya.

 

  BAB 3  SENANG BERAKHLAK TERPUJI 

A. Pengertian Akhlak Terpuji

Akhlak terpuji adalah perilaku atau perbuatan yang baik sesuai dengan ajaran Islam. Akhlak terpuji disebut juga akhlakul karimah. Nabi Muhammad saw. adalah teladan utama akhlak terpuji. Allah Swt. berfirman bahwa Nabi Muhammad memiliki akhlak yang agung.

 

B. Macam-Macam Akhlak Terpuji

1. Jujur (Shiddiq)

Jujur adalah berkata dan berbuat sesuai dengan kenyataan, tidak berbohong dan tidak menipu.

  Contoh: Mengakui kesalahan yang telah diperbuat.

  Contoh: Tidak menyontek saat ujian.

  Contoh: Berkata benar walaupun menyakitkan.

  Manfaat jujur: Dipercaya oleh orang lain, disenangi teman, dan mendapat pahala dari Allah Swt.

 

2. Rendah Hati (Tawadhu)

Rendah hati adalah sikap tidak sombong dan tidak merasa dirinya lebih baik dari orang lain.

  Contoh: Mau bermain dengan siapa saja tanpa memilih-milih teman.

  Contoh: Tidak memamerkan kepandaian atau kekayaan.

  Contoh: Menghormati orang yang lebih tua.

  Manfaat rendah hati: Disenangi oleh banyak orang dan dijauhkan dari sifat sombong.

 

3. Pemaaf (Afwu)

Pemaaf adalah sikap rela memaafkan kesalahan orang lain dengan ikhlas, tanpa menyimpan rasa dendam.

  Contoh: Memaafkan teman yang tidak sengaja menyakiti.

  Contoh: Tidak membalas perbuatan jahat dengan kejahatan.

  Manfaat pemaaf: Hati menjadi tenang, persahabatan tetap terjaga, dan mendapat ridha Allah Swt.

 

4. Tolong-Menolong (Ta'awun)

Tolong-menolong adalah saling membantu satu sama lain dalam kebaikan dengan penuh keikhlasan.

  Contoh: Membantu teman yang kesulitan mengerjakan tugas.

  Contoh: Menolong orang yang jatuh atau memerlukan bantuan.

  Sikap yang benar saat menolong adalah IKHLAS, bukan terpaksa.

 

C. Akhlak Tercela yang Harus Dihindari

Lawan dari akhlak terpuji adalah akhlak tercela. Akhlak tercela harus kita jauhi karena merugikan diri sendiri dan orang lain.

Akhlak Terpuji

Akhlak Tercela (Lawan)

Jujur

Bohong / Dusta

Rendah Hati

Sombong / Angkuh

Pemaaf

Pendendam

Tolong-menolong

Acuh / Tidak peduli

Kasih Sayang

Kejam / Kasar

 

D. Teladan Akhlak: Nabi Muhammad Saw.

Nabi Muhammad saw. adalah teladan akhlak terpuji yang paling sempurna. Beliau memiliki empat sifat utama yang wajib kita teladani:

Sifat

Arti & Penjelasan

Shiddiq (صِدِّيق)

Selalu berkata jujur dan benar dalam segala keadaan

Amanah (أَمَانَة)

Dapat dipercaya, selalu menepati janji

Tabligh (تَبْلِيغ)

Menyampaikan wahyu Allah kepada umat manusia

Fathanah (فَطَانَة)

Cerdas dan bijaksana dalam mengambil keputusan

 

E. Manfaat Berakhlak Terpuji

  Disenangi dan dicintai oleh teman, guru, dan orang tua.

  Dipercaya oleh banyak orang dalam segala hal.

  Mendapatkan pahala dan ridha dari Allah Swt.

  Hidup menjadi lebih tenang, damai, dan bahagia.

  Hubungan dengan sesama manusia menjadi harmonis dan menyenangkan.


 Pesan: Berakhlak terpuji bukan hanya kewajiban, tetapi juga kebutuhan. Dengan akhlak yang baik, kita akan menjadi pribadi yang dicintai Allah Swt. dan sesama manusia.

  RINGKASAN TIGA MATERI POKOK

Materi

Poin Utama

QS Al-Falaq

Surah ke-113, Juz 30, 5 ayat, Makkiyyah. Isi: memohon perlindungan dari kejahatan makhluk, malam gelap, sihir, dan orang dengki.

Mengenal Malaikat

Diciptakan dari cahaya, selalu taat, ada 10 malaikat yang wajib diketahui beserta tugasnya masing-masing. Beriman kepada malaikat = Rukun Iman ke-2.

Akhlak Terpuji

Jujur, rendah hati, pemaaf, tolong-menolong. Teladan utama: Nabi Muhammad saw. dengan sifat Shiddiq, Amanah, Tabligh, Fathanah.

 

  Belajar dengan sungguh-sungguh adalah bentuk rasa syukur kepada Allah Swt. 

0 comments:

Post a Comment