Thursday, July 23, 2026

pembelajaran Kokurokuler

Nama Guru : Euis Wartika,S.Pd
Mata Pelajaran : kokulikuler

Hari/Tanggal :jumat, 24 juli 2026

Kelas : 6 A

Kokurikuler (Mengenal budaya Lampung)
Model Pembelajaran: Discovery Learning

Tujuan Pembelajaran:

Mmurid dapat mengenal provinsi Lampung



Assalamualaikum wr. wb.

Good Morning ananda-ananda sholih dan sholihah. How are you today? semoga senantiasa dalam keadaan yang sehat, bahagia, dan semangat semua ya agar dapat mengikuti pembelajaran dengan baik. Aamiin Allahuma Aamiin. Yuk kita ikuti pembelajaran hari ini dengan penuh semangat kids🌺 sebelum itu jangan lupa kita berdoa bersama-sama dulu ya nak.


Kokurikuler

Apersepsi 

anak-anak siapa yang tahu nama provinsi tempat kita tinggal?

ada yang tahu apa itu budaya lampung?

siapa yang dirumahnya yang berbicara pakai Bahasa Lampung?



Kegiatan Inti

Percakapan dengan Gemini
Ceritakan tentang provinsi lampung berapa kota dan kabupaten, terletak dimana berapa jiwa , dan pengetahuan laiinya, makanan khas dll

Provinsi Lampung adalah provinsi yang berada di ujung paling selatan Pulau Sumatra. Sebagai pintu gerbang utama yang menghubungkan Pulau Sumatra dan Pulau Jawa via penyeberangan Selat Sunda (Pelabuhan Bakauheni – Merak), Lampung memiliki peranan yang sangat strategis.

📍 Letak Geografis & Batas Wilayah
Letak: Bagian paling selatan Pulau Sumatra.  


GoodStats
Batas Wilayah:

Utara: Berbatasan dengan Provinsi Sumatra Selatan dan Bengkulu.  


detikcom
Selatan: Berbatasan dengan Selat Sunda.  


detikcom
Timur: Berbatasan dengan Laut Jawa.  


detikcom
Barat: Berbatasan dengan Samudra Hindia.  


detikcom
🏛️ Jumlah Kabupaten & Kota
Lampung memiliki total 15 wilayah administratif yang terdiri dari 13 Kabupaten dan 2 Kota:  


KOMPAS.com
2 Kota:  
id.wikipedia.org
Kota Bandar Lampung (Ibu kota provinsi)  


id.wikipedia.org
Kota Metro  


detikcom
13 Kabupaten:  
detikcom
Kabupaten Lampung Selatan (Ibu kota: Kalianda)  


Lampung - Indozone.id
Kabupaten Lampung Tengah (Ibu kota: Gunung Sugih)  


Lampung - Indozone.id
Kabupaten Lampung Utara (Ibu kota: Kotabumi)  


Lampung - Indozone.id
Kabupaten Lampung Barat (Ibu kota: Liwa)  


Lampung - Indozone.id
Kabupaten Lampung Timur (Ibu kota: Sukadana)

Kabupaten Tanggamus (Ibu kota: Kota Agung)  


Lampung - Indozone.id
Kabupaten Way Kanan (Ibu kota: Blambangan Umpu)  


Lampung - Indozone.id
Kabupaten Tulang Bawang (Ibu kota: Menggala)  


Lampung - Indozone.id
Kabupaten Pesawaran (Ibu kota: Gedong Tataan)

Kabupaten Pringsewu (Ibu kota: Pringsewu)  


detikcom
Kabupaten Mesuji (Ibu kota: Wiralaga Mulya)

Kabupaten Tulang Bawang Barat (Ibu kota: Panaragan Jaya)

Kabupaten Pesisir Barat (Ibu kota: Krui)

👥 Jumlah Penduduk
Berdasarkan pendataan BPS terbaru, jumlah penduduk Provinsi Lampung mencapai sekitar 9,0 hingga 9,5 juta jiwa. Laju pertumbuhan penduduk tergolong stabil, dengan Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Lampung Tengah sebagai wilayah dengan populasi padat.

🍲 Makanan & Kuliner Khas Lampung
Kuliner Lampung sarat akan olahan ikan segar, bersantan, serta penggunaan bumbu rempah dan fermentasi:

Seruit: Makanan khas paling populer. Berupa ikan bakar atau goreng yang dinikmati bersama sambal terasi, tempoyak (fermentasi durian) atau mangga kueni, serta aneka lalapan segar.  


Sensus BPS - Badan Pusat Statistik
Gulai Taboh: Gulai santan kaya rempah yang biasanya berisi ikan (segar atau asap), umbi-umbian, rebung, atau kacang-kacangan.

Sekubal (Subal): Olahan beras ketan dan santan yang dibungkus daun pisang lalu dikukus hingga gurih. Sering disajikan saat hari raya Idulfitri atau acara adat.

Umbu: Makanan tradisional berbahan dasar rotan muda yang direbus/dimasak dengan bumbu, memiliki cita rasa sedikit pahit-gurih yang khas.  


GoodStats
Engkak: Kue tradisional berbahan dasar tepung ketan, telur, dan santan yang dipanggang berlapis-lapis mirip lapis legit.

Kopi Robusta & Keripik Pisang: Lampung sangat terkenal sebagai produsen Kopi Robusta berkualitas tinggi dan pusat industri keripik pisang olahan dengan berbagai varian rasa.

💡 Pengetahuan Lainnya & Fakta Menarik
Semboyan "Sang Bumi Ruwa Jurai": Berarti "Satu Bumi Dua Rumah/Masyarakat", yang melambangkan keharmonisan dua pilar suku asli Lampung, yaitu suku beradat Pepadun (wilayah daratan/pedalaman) dan Saibatin (wilayah pesisir).

Aksara Daerah: Lampung memiliki sistem aksara tradisional sendiri yang disebut Aksara Lampung (Had Lampung) dengan 20 huruf induk (Ka-Ga-Nga).

Ikon Kebanggaan (Menara Siger): Bangunan berbentuk mahkota pengantin wanita khas Lampung (Siger) berwarna kuning keemasan di atas bukit Bakauheni, melambangkan titik nol Pulau Sumatra dari arah selatan.

Taman Nasional Way Kambas (TNWK): Pusat konservasi dan pelatihan Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) yang terkenal hingga mancanegara.

Surga Wisata Bahari:

Krui (Pesisir Barat): Destinasi surfing internasional dengan ombak kelas dunia.

Teluk Kiluan: Tempat wisata populer untuk melihat kawanan lumba-lumba liar langsung di laut lepas.

Pulau Pahawang & Tanjung Putus: Destinasi snorkeling dan wisata bahari unggulan dengan terumbu karang yang cantik.

Gunung Anak Krakatau: Terletak di Selat Sunda dan secara administratif masuk dalam wilayah Lampung

siswa diajak untuk melihat gambar budaya lampung seperti rumah adat lampung, pakaian khas adat lampung, dan lagu daerah lampung. 



Rumah Adat Lampung
Rumah Adat Lampung



Rumah adat Lampung adalah rumah tradisional masyarakat Lampung yang dibangun berdasarkan nilai-nilai budaya, adat istiadat, dan kehidupan sosial masyarakat setempat. Rumah adat ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi simbol identitas, kebersamaan, serta penghormatan terhadap adat dan para penyimbang (pemimpin adat).

Rumah adat Lampung yang paling dikenal adalah Nuwo Sesat, yang digunakan sebagai tempat bermusyawarah, pelaksanaan upacara adat, serta kegiatan masyarakat. Selain itu, terdapat pula Nuwo Balak, yaitu rumah besar yang biasanya menjadi tempat tinggal keluarga penyimbang adat.

Ciri-ciri rumah adat Lampung
Berbentuk rumah panggung dengan tiang-tiang kayu yang kokoh.
Menggunakan bahan utama berupa kayu dan atap tradisional.
Memiliki tangga sebagai akses masuk ke rumah.
Dihiasi ukiran dan motif khas Lampung, seperti motif tapis dan ornamen flora maupun fauna.
Dirancang agar sesuai dengan kondisi alam serta memiliki sirkulasi udara yang baik.

Pakaian Khas Adat Lampung
 


Pakaian adat Lampung adalah busana tradisional yang dikenakan oleh masyarakat Lampung sebagai bagian dari warisan budaya daerah. Pakaian ini digunakan dalam berbagai acara adat, seperti pernikahan, upacara adat, penyambutan tamu, dan kegiatan budaya lainnya. Pakaian adat Lampung mencerminkan identitas, nilai-nilai, serta status sosial masyarakat Lampung.

Ciri khas pakaian adat Lampung adalah penggunaan kain tapis, yaitu kain tenun tradisional yang dihiasi sulaman benang emas dengan motif khas Lampung. Selain itu, pakaian adat Lampung juga dilengkapi dengan berbagai perhiasan tradisional, seperti siger (mahkota pengantin perempuan), kalung, gelang, dan ikat pinggang.

Fungsi pakaian adat Lampung
Sebagai identitas budaya masyarakat Lampung.

Sebagai busana dalam upacara adat dan pernikahan.

Sebagai simbol kehormatan dan kedudukan sosial.

Sebagai sarana pelestarian budaya daerah.

Jadi, pakaian adat Lampung adalah busana tradisional masyarakat Lampung yang digunakan dalam acara-acara adat dan budaya sebagai simbol identitas daerah, keindahan seni tenun, serta penghormatan terhadap tradisi leluhur.

Kesimpulannya

0 comments:

Post a Comment