5. Materi
Pengertian Shalat Wajib:
Shalat wajib adalah ibadah shalat yang harus dilakukan oleh setiap Muslim yang sudah memenuhi syarat (baligh, berakal, dan suci dari hadas) dan tidak boleh ditinggalkan kecuali dengan uzur yang dibenarkan oleh syariat (seperti haid bagi wanita atau dalam keadaan tidak sadar). Jika ditinggalkan sengaja tanpa alasan, maka berdosa besar.
Macam-Macam Shalat Wajib 5 Waktu:
| Nama Shalat | Jumlah Rakaat | Waktu Pelaksanaan |
|---|
| Shubuh | 2 rakaat | Setelah fajar hingga sebelum matahari terbit |
| Dzuhur | 4 rakaat | Setelah matahari tergelincir hingga bayangan sama panjang |
| Ashar | 4 rakaat | Setelah Dzuhur hingga menjelang matahari terbenam |
| Maghrib | 3 rakaat | Setelah matahari terbenam hingga hilang mega merah |
| Isya | 4 rakaat | Setelah Maghrib hingga menjelang fajar |
Berikut adalah 17 rukun shalat secara lengkap:
✅ 17 Rukun Shalat Wajib
Niat
Berdiri bagi yang mampu
Takbiratul ihram
Membaca surat Al-Fatihah
Rukuk
Tuma’ninah dalam rukuk
I’tidal (bangkit dari rukuk)
Tuma’ninah dalam i’tidal
Sujud
Tuma’ninah dalam sujud
Duduk di antara dua sujud
Tuma’ninah dalam duduk
Tasyahhud akhir
Duduk untuk tasyahhud akhir
Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dalam tasyahhud akhir
Salam pertama
Tertib (berurutan sesuai urutan rukun)
📌 Perbedaan 13 dan 17 Rukun:
Dalam versi 13 rukun, beberapa rukun disatukan (misalnya: sujud + tuma’ninah jadi satu).
Dalam versi 17 rukun, tuma’ninah dipisah sebagai rukun tersendiri dan shalawat dalam tasyahhud akhir juga dihitung khusus.
Hal-Hal Yang Dapat Membatalkan Shalat
Sebagai seorang muslim mukallaf atau baligh yang sudah dikenai kewajiban untuk mendirikan shalat, hendaklah kita mengetahui seluk beluk atau tatacara shalat. Alasannya adalah, agar ibadah kita tidaklah sia-sia. Dan amalan kita menjadi berkah sehingga hidayah Allah senantiasa bersama kita. Salah satu dari yang wajib kita ketahui tentang shalat adalah Hal-Hal Yang Dapat Membatalkan Shalat.
Baiklah, untuk mempersingkat pembahasan kita kali ini, mari kita simak bersama-sama terkait perkara yang dapat membatalkan shalat. Baik shalat fardhu maupun shalat sunnah.
Hal-Hal Yang Dapat Membatalkan Shalat- Meninggalkan salah satu rukun shalat. Atau dalam kasus ini bisa juga diartikan begini, " Di dalam rukun shalat ada yang namanya (Tuma Ninah : berdiam diri sejenak), Dan apabila ada orang yang misalkan pada gerakan rukuk kok belum sempurna gerakan rukuknya lalu orang tersebut dengan cepatnya melakukan rukun selanjutnya yakni i'tidal, maka ini sama halnya menghilangkan satu rukun". Dan ketika satu rukun telah hilang, maka ibadah shalat tersebut tidaklah sah. Baca : 13 Rukun Shalat Wajib Dan Sunnah
- Meninggalkan salah satu syarat shalat. ORang yang meninggalkan salah satu syarat shalat, maka shalatnya batal. Pada kasus ini misalkan orang tersebut tidak sengaja buang angin ketika shalat (berhadas kecil) maka shalatnya batal. Selain itu apa bila badan atau pakaian orang yang sedang shalat terkena najis yang tidak bisa ditoleransi, maka ibadahnya batal. Namun apabila najis tersebut kering dan mudah untuk dihilangkan ketika itu, maka ini tidaklah membatalkan shalat dengan catatan najis tersebut benar-benar hilang. Dan yang terakhir adalah, dalam menjalankan ibadah shalat, orang-orang Islam wajib hukumnya untuk menutup aurat. Bagi mereka yang auratnya terbuka disaat sedang menjalankan ibadah shalat, maka shalatnya akan batal. Kecuali bila auratnya tersebut dapat dengan segera ditutup kembali, maka shalatnya tidak batal. Baca : Syarat-Syarat Sah Mendirikan Shalat dan Syarat Wajib Shalat Fardhu / Shalat Lima Waktu
- Menyengaja bicara selayaknya berbicara kepada manusia pada umumnya. Dalam point ini, meskipun orang yang sedang sembahyang berbicara terkait shalat, maka hal tersebut juga dapat membatalkan shalat. Kecuali ketika kita sedang lupa
- Menggerakkan anggota tubuh secara tiga kali berturut-turut diluar rukun shalat. Ketika kita sedang shalat, Pada waktu kita kita diminta untuk meninggalkan segala aktifitas dunia. Seluruh aktifitas kita fokuskan kepada Allah.
- Makan atau minum. Makan dan minum juga termasuk dalam salah satu hal-hal yang dapat membatalkan shalat. Selaras dengan point ke empat, orang yang sedang mendirikan ibadah shalat, hendaklah mereka memfokuskan diri mereka kepada apa yang sedang mereka kerjakan. Dan secara langsung, kalimat tersebut menegaskan, Jangan Melakukan pekerjaan disaat sedang melakukan shalat.
Perintah shalat adalah ibdah wajib yang harus dilaksanakan lima kali dalam satu hari. Dan apa bila Sobat sudah baligh, maka tidak ada alasan bagi Sobat untuk meninggalkan shalat. Terkecuali terdapat udzur yang benar-benar darurat. Cukup Sekian Pembahasan kita kali ini terkait Hal-Hal Yang Dapat Membatalkan Shalat, Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. Amiiin.
6. Evalusi
📘 Soal Evaluasi Materi Wudhu dan Shalat
A. Pilihan Ganda (PG)
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
Jumlah rukun wudhu ada ...
a. Lima
b. Enam
c. Tujuh
d. Delapan
Berikut ini adalah salah satu rukun wudhu, kecuali ...
a. Membaca niat
b. Mencuci muka
c. Membasuh kaki
d. Membasuh leher
Waktu salat Maghrib dimulai ketika ...
a. Matahari mulai terbit
b. Matahari tergelincir
c. Matahari terbenam
d. Tengah malam
Jumlah rakaat salat Subuh adalah ...
a. Dua rakaat
b. Tiga rakaat
c. Empat rakaat
d. Lima rakaat
Membaca Surah Al-Fatihah dalam salat termasuk ...
a. Sunnah salat
b. Rukun salat
c. Syarat sah salat
d. Pembatal salat
B. Isian Singkat
Niat wudhu dilakukan di dalam ...
Sebelum melakukan wudhu, kita dianjurkan untuk mencuci kedua ... terlebih dahulu.
Salat wajib yang dikerjakan sebanyak empat rakaat disebut salat ...
Syarat sahnya salat adalah menghadap ke arah ...
Wudhu dapat batal jika seseorang ... (berikan salah satu contohnya)
C. Soal Uraian
Jelaskan 6 rukun wudhu secara urut!
Sebutkan 5 hal yang membatalkan salat!
Apa perbedaan antara syarat sah salat dan rukun salat?
Mengapa kita harus suci dari hadas sebelum salat? Jelaskan dengan singkat!
Jelaskan tata cara pelaksanaan salat Subuh dua rakaat secara singkat!
6 kesimpulan
7. Penutup
Baik anak soleh dan solehah Ibadah shalat bukan hanya kewajiban, tapi juga bentuk kedekatan kita kepada Allah. Dengan berwudhu yang benar, kita mempersiapkan diri untuk shalat yang khusyuk dan diterima.
Dengan berwudhu yang benar, kita membersihkan diri lahir dan batin agar bisa menghadap Allah dalam keadaan suci. Dengan shalat yang tertib dan khusyuk, kita membangun hubungan yang kuat dengan Allah, memohon petunjuk, dan menjaga hati agar tetap bersih.
Ingatlah, anak-anak,
👉 Wudhu adalah adalah cara kita menjaga kesucian dalam badan untuk menjalankan ibadah shalat .
👉 Shalat adalah tiang agama dan penyejuk hati orang-orang beriman.
Mari kita biasakan menjaga wudhu, menunaikan shalat tepat waktu, dan memahami setiap gerakan serta doa di dalamnya, agar ibadah kita semakin bermakna dan mendekatkan diri kita kepada Allah SWT.
Semoga ilmu hari ini menjadi amal jariyah, dan kita semua tumbuh menjadi pribadi yang taat, bersih hati, dan selalu dekat dengan Allah. Aamiin. 🤲
Hari/Tgl : Kamis , 30 September 2025
Kelas : 4a
Tema : Allah Maha Segalanya
Topik : Makna Al-Gaffar, Al-Afuw, Al-Wahid dan As-samad
Elemen/CP : Akhlak
ATP : Murid mampu mengenal dialog antar agama dan kepercayaan dan menyadari peluang dan tangntangan yang bis amuncul dari kergaman di indonesia
Metode : Pbl
Alat Peraga : Ponter Mengenal berbagai macan agama di indonesia
3. Capaian Pembelajaran
Murid mampu mengenal dialog antar agama dan kepercayaan dan menyadari peluang dan tangntangan yang bis amuncul dari kergaman di indonesia peserta didik memahami arti ideologi dsederhana dan pandangan hidup dan memahami penting menjadi kesatuan atas keberagaman
4. Taujuan Pembelajaran
Memahami Peran Manusia Menjadi Lingkungan
5. Materi
Materi tentang keberagaman agama mencakup pengertiannya sebagai ragam agama yang hidup berdampingan di suatu wilayah, sejarah masuknya agama-agama besar seperti Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu ke Indonesia, perannya dalam kehidupan masyarakat, serta pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan di tengah perbedaan keyakinan tersebut. 1. Pengertian Keberagaman Agama
Keberagaman agama adalah kondisi di mana masyarakat tidak hanya menganut satu agama saja, tetapi memiliki berbagai agama berbeda yang hidup berdampingan dalam satu wilayah atau negara. 2. Agama-Agama yang Ada di Indonesia
Indonesia mengakui enam agama resmi, yaitu: - Islam: Mayoritas penduduk Indonesia, dibawa oleh pedagang Arab dan Persia sejak abad ke-7 atau 8.
- Kristen: Diperkirakan masuk pada abad ke-16 melalui bangsa Eropa.
- Katolik: Dibawa oleh misionaris Portugis dan Spanyol, juga pada abad ke-16.
- Hindu: Masuk melalui pedagang India dan Tiongkok pada awal abad ke-4, ditandai dengan berdirinya Kerajaan Kutai dan Tarumanegara.
- Buddha: Masuk dari India pada abad ke-8 dan berkembang dari ajaran Tripitaka.
- Konghucu: Berasal dari ajaran Konfusius, juga masuk dan berkembang di Indonesia.
6. Evaluasi
Tujuan Evaluasi Keberagaman
Mengidentifikasi ketimpangan atau diskriminasi yang terjadi secara sistematis maupun kultural.
Mengukur inklusivitas lingkungan — apakah semua kelompok merasa diterima dan dihargai.
Menilai efektivitas kebijakan keberagaman yang telah diterapkan.
Membuat rencana aksi atau strategi peningkatan keberagaman dan inklusi.
Contoh Aspek yang Dievaluasi
| Aspek | Contoh Pertanyaan Evaluasi |
|---|
| Rekrutmen dan Kepegawaian | Apakah proses rekrutmen memperhatikan representasi dari kelompok minoritas? |
| Budaya Organisasi | Apakah ada budaya kerja yang inklusif bagi semua latar belakang? |
| Kebijakan dan Prosedur | Apakah tersedia kebijakan anti-diskriminasi dan pelecehan? |
| Pendidikan dan Pelatihan | Apakah tersedia pelatihan keberagaman dan inklusi bagi staf atau anggota? |
| Partisipasi dan Representasi | Apakah kelompok minoritas mendapat kesempatan yang sama dalam pengambilan keputusan? |
Hari/Tgl : Kamis , 09 Oktober 2025
Kelas : 2a
Tema : Rukun Shalat
Metode : Demontrasi
Model Pembelajaran :
Alat Peraga : Poster Gerakan Sahalat
3. Capaian Pembelajaran
Murid dapat memahami Rukun Shalat
4. Taujuan Pembelajaran
Murid mampu Mempraktikan Tatacara Shalat dengan baik
5. Materi
Pengertian Shalat Wajib:
Shalat wajib adalah ibadah shalat yang harus dilakukan oleh setiap Muslim yang sudah memenuhi syarat (baligh, berakal, dan suci dari hadas) dan tidak boleh ditinggalkan kecuali dengan uzur yang dibenarkan oleh syariat (seperti haid bagi wanita atau dalam keadaan tidak sadar). Jika ditinggalkan sengaja tanpa alasan, maka berdosa besar.
Macam-Macam Shalat Wajib 5 Waktu:
| Nama Shalat | Jumlah Rakaat | Waktu Pelaksanaan |
|---|
| Shubuh | 2 rakaat | Setelah fajar hingga sebelum matahari terbit |
| Dzuhur | 4 rakaat | Setelah matahari tergelincir hingga bayangan sama panjang |
| Ashar | 4 rakaat | Setelah Dzuhur hingga menjelang matahari terbenam |
| Maghrib | 3 rakaat | Setelah matahari terbenam hingga hilang mega merah |
| Isya | 4 rakaat | Setelah Maghrib hingga menjelang fajar |
alat wajib seperti gambar di bawah ini
Berikut adalah 17 rukun shalat secara lengkap:
✅ 17 Rukun Shalat Wajib
Niat
Berdiri bagi yang mampu
Takbiratul ihram
Membaca surat Al-Fatihah
Rukuk
Tuma’ninah dalam rukuk
I’tidal (bangkit dari rukuk)
Tuma’ninah dalam i’tidal
Sujud
Tuma’ninah dalam sujud
Duduk di antara dua sujud
Tuma’ninah dalam duduk
Tasyahhud akhir
Duduk untuk tasyahhud akhir
Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dalam tasyahhud akhir
Salam pertama
Tertib (berurutan sesuai urutan rukun)
📌 Perbedaan 13 dan 17 Rukun:
Dalam versi 13 rukun, beberapa rukun disatukan (misalnya: sujud + tuma’ninah jadi satu).
Dalam versi 17 rukun, tuma’ninah dipisah sebagai rukun tersendiri dan shalawat dalam tasyahhud akhir juga dihitung khusus.
6. Evalusi
📘 Soal Evaluasi Materi Wudhu dan Shalat
A. Pilihan Ganda (PG)
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
Jumlah rukun wudhu ada ...
a. Lima
b. Enam
c. Tujuh
d. Delapan
Berikut ini adalah salah satu rukun wudhu, kecuali ...
a. Membaca niat
b. Mencuci muka
c. Membasuh kaki
d. Membasuh leher
Waktu salat Maghrib dimulai ketika ...
a. Matahari mulai terbit
b. Matahari tergelincir
c. Matahari terbenam
d. Tengah malam
Jumlah rakaat salat Subuh adalah ...
a. Dua rakaat
b. Tiga rakaat
c. Empat rakaat
d. Lima rakaat
Membaca Surah Al-Fatihah dalam salat termasuk ...
a. Sunnah salat
b. Rukun salat
c. Syarat sah salat
d. Pembatal salat
B. Isian Singkat
Niat wudhu dilakukan di dalam ...
Sebelum melakukan wudhu, kita dianjurkan untuk mencuci kedua ... terlebih dahulu.
Salat wajib yang dikerjakan sebanyak empat rakaat disebut salat ...
Syarat sahnya salat adalah menghadap ke arah ...
Wudhu dapat batal jika seseorang ... (berikan salah satu contohnya)
C. Soal Uraian
Jelaskan 6 rukun wudhu secara urut!
Sebutkan 5 hal yang membatalkan salat!
Apa perbedaan antara syarat sah salat dan rukun salat?
Mengapa kita harus suci dari hadas sebelum salat? Jelaskan dengan singkat!
Jelaskan tata cara pelaksanaan salat Subuh dua rakaat secara singkat!
6 kesimpulan
7. Penutup
Baik anak soleh dan solehah Ibadah shalat bukan hanya kewajiban, tapi juga bentuk kedekatan kita kepada Allah. Dengan berwudhu yang benar, kita mempersiapkan diri untuk shalat yang khusyuk dan diterima.
Dengan berwudhu yang benar, kita membersihkan diri lahir dan batin agar bisa menghadap Allah dalam keadaan suci. Dengan shalat yang tertib dan khusyuk, kita membangun hubungan yang kuat dengan Allah, memohon petunjuk, dan menjaga hati agar tetap bersih.
Ingatlah, anak-anak,
👉 Wudhu adalah adalah cara kita menjaga kesucian dalam badan untuk menjalankan ibadah shalat .
👉 Shalat adalah tiang agama dan penyejuk hati orang-orang beriman.
Mari kita biasakan menjaga wudhu, menunaikan shalat tepat waktu, dan memahami setiap gerakan serta doa di dalamnya, agar ibadah kita semakin bermakna dan mendekatkan diri kita kepada Allah SWT.
Semoga ilmu hari ini menjadi amal jariyah, dan kita semua tumbuh menjadi pribadi yang taat, bersih hati, dan selalu dekat dengan Allah. Aamiin. 🤲