Pembelajaran Kelas 4 dengan materi keteladan Asmaual Husana

  Identitas 

Nama                    : Euis Wartika

Hari/ Tanggal       : Rabu, 03 September 2026

Fase/ Kelas            : B/ 4

Judul  Materi        : Berakhlak dengan Asmaulhusna (Menjaga Lisan dan Hidup Tertib)

Pertemuan ke        : 7


Capaian Pembelajaran    :   Siswa dapat menjelaskan beberapa asmaulhusna l-Malik Al,-Aziz, Qudis,As-salam dan Al-Mukmin

Tujuan Pembelajaran       :  Mampu Menyebutkan Arti Asmaulhusna Meneladani Al-Malik Al,-Aziz, Qudis,As-salam dan AlMukmin

Mindful 

  • Menyadari dan memahami bahwa Allah Swt. memiliki nama-nama yang indah, yaitu Meneladani Al-Malik Al,-Aziz, Qudis,As-salam dan AlMukmin dalam bersikap dan bertindak

Meaningfull   

  • Mampu menyebutkan arti Meneladani Al-Malik Al,-Aziz, Qudis,As-salam dan AlMukmi

Joyful   

  • Mampu menyebutkan dan mengingat arti keempat Asmaulhusna tersebut melalui kegiatan pembelajaran yang menyenangkan, seperti permainan, kuis, bernyanyi, atau aktivitas kelompok.

Alur Tujuan Pembelajaran :
  • Peserta didik mampu meneladani Asmaulhusna melalui sikap menjaga lisan dan hidup tertib.

Materi 
Apersepsi  Singkat 

Guru mengajak peserta didik mengamati lingkungan sekitar, seperti keteraturan alam, pergantian siang dan malam, serta tubuh manusia yang dapat berbicara, melihat, dan bergerak. Guru kemudian bertanya, “Siapakah yang menciptakan dan mengatur semua itu?” Peserta didik diarahkan untuk menyadari bahwa semua keteraturan dan keindahan tersebut merupakan bukti kebesaran dan kekuasaan Allah Swt.

Selanjutnya, guru mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari: “Jika Allah Swt. adalah Dzat Yang Maha Mengatur dan Maha Menjaga, bagaimana seharusnya kita menggunakan lisan dan mengatur kehidupan kita?” Dari pertanyaan tersebut, peserta didik diarahkan untuk memahami bahwa mengenal Asmaulhusna Al-Malik, Al-'Aziz, Al-Quddus, As-Salam, dan Al-Mu'min dapat mendorong kita untuk menjaga lisan, berkata baik, hidup tertib, dan memberikan rasa aman kepada orang lain.

Penjelasan Materi 

Mari Kita simak materi berikut terlebih dahulu 



Materi: Berakhlak dengan Asmaulhusna

Menjaga Lisan dan Hidup Tertib

A. Mengenal Asmaulhusna

Asmaulhusna adalah nama-nama Allah Swt. yang indah dan menunjukkan sifat-sifat kesempurnaan-Nya. Allah Swt. memiliki banyak nama yang harus kita kenal, pahami, dan teladani dalam kehidupan sehari-hari.

Pada materi ini, kita akan mengenal lima Asmaulhusna, yaitu:

  1. Al-Malik (الْمَلِكُ)
    Artinya Allah Maha Merajai atau Maha Menguasai. Allah Swt. adalah pemilik dan penguasa seluruh alam. Semua yang ada di dunia adalah ciptaan dan milik Allah Swt.

    Keteladanan: Kita harus menyadari bahwa segala sesuatu adalah milik Allah. Oleh karena itu, kita harus menggunakan apa yang diberikan Allah dengan baik dan tidak sombong.

  2. Al-'Aziz (الْعَزِيزُ)
    Artinya Allah Maha Perkasa. Tidak ada yang mampu mengalahkan kekuasaan Allah Swt.

    Keteladanan: Kita harus menjadi pribadi yang kuat dalam melakukan kebaikan, berani berkata benar, dan tidak mudah terpengaruh untuk melakukan keburukan.

  3. Al-Quddus (الْقُدُّوسُ)
    Artinya Allah Maha Suci. Allah Swt. terbebas dari segala kekurangan dan keburukan.

    Keteladanan: Kita harus berusaha menjaga kesucian diri, hati, ucapan, dan perbuatan. Salah satunya dengan menjaga lisan dari perkataan buruk, berbohong, mengejek, mencela, dan menyakiti orang lain.

  4. As-Salam (السَّلَامُ)
    Artinya Allah Maha Memberi Keselamatan dan Kedamaian. Allah Swt. memberikan keselamatan dan kedamaian kepada makhluk-Nya.

    Keteladanan: Kita harus membiasakan diri hidup rukun, berkata sopan, tidak bertengkar, serta menjaga ucapan agar tidak menyakiti orang lain.

  5. Al-Mu'min (الْمُؤْمِنُ)
    Artinya Allah Maha Memberi Keamanan. Allah Swt. memberikan rasa aman dan ketenangan kepada hamba-Nya.

    Keteladanan: Kita harus menjadi orang yang dapat dipercaya, tidak menakut-nakuti orang lain, menjaga janji, dan memberikan rasa aman kepada teman serta orang di sekitar.

B. Menjaga Lisan

Lisan adalah salah satu nikmat dari Allah Swt. Dengan lisan, kita dapat berbicara, membaca Al-Qur'an, berdoa, berdzikir, dan menyampaikan kebaikan.

Namun, lisan juga dapat digunakan untuk menyakiti orang lain. Oleh sebab itu, kita harus menjaga lisan dengan cara:

  • Berbicara dengan sopan dan santun.
  • Berkata jujur.
  • Tidak berbohong.
  • Tidak mengejek atau menghina teman.
  • Tidak menggunjing dan menyebarkan berita yang belum tentu benar.
  • Tidak berkata kasar atau menyakiti hati orang lain.
  • Membiasakan mengucapkan salam, terima kasih, maaf, dan tolong.
  • Menggunakan lisan untuk membaca Al-Qur'an, berdoa, dan mengucapkan perkataan yang baik.

Allah Swt. mengajarkan kita untuk berkata baik. Jika tidak dapat berkata baik, sebaiknya kita diam daripada mengucapkan sesuatu yang dapat menyakiti orang lain.

C. Hidup Tertib

Hidup tertib berarti melakukan sesuatu sesuai aturan, teratur, disiplin, dan bertanggung jawab. Keteraturan dalam kehidupan merupakan salah satu tanda kebesaran Allah Swt. Kita dapat melihat alam semesta berjalan dengan teratur, seperti pergantian siang dan malam serta peredaran matahari dan bulan.

Sebagai seorang muslim, kita juga harus membiasakan hidup tertib, misalnya:

  • Datang ke sekolah tepat waktu.
  • Mematuhi peraturan sekolah.
  • Melaksanakan salat tepat waktu.
  • Menjaga kebersihan kelas dan lingkungan.
  • Merapikan buku dan peralatan setelah digunakan.
  • Antre dengan tertib.
  • Menyelesaikan tugas tepat waktu.
  • Menghormati guru, orang tua, dan teman.
  • Tidak mengganggu ketertiban orang lain.

Hidup tertib membuat kehidupan menjadi lebih nyaman, aman, dan menyenangkan.

D. Hubungan Asmaulhusna dengan Menjaga Lisan dan Hidup Tertib

Mengenal Asmaulhusna bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan memahami Al-Malik, kita menyadari bahwa Allah adalah penguasa seluruh alam sehingga kita harus taat kepada-Nya.

Dengan memahami Al-'Aziz, kita belajar menjadi pribadi yang kuat dalam melakukan kebaikan.

Dengan memahami Al-Quddus, kita belajar menjaga kebersihan hati, ucapan, dan perbuatan.

Dengan memahami As-Salam, kita belajar menciptakan kedamaian melalui perkataan dan perbuatan yang baik.

Dengan memahami Al-Mu'min, kita belajar menjadi orang yang dapat dipercaya dan memberikan rasa aman kepada orang lain.

E. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh perilaku yang sesuai dengan materi:

Di rumah:
Berbicara sopan kepada orang tua, merapikan tempat tidur, membantu pekerjaan rumah, dan melaksanakan salat tepat waktu.

Di sekolah:
Mengucapkan salam kepada guru, tidak mengejek teman, antre dengan tertib, menjaga kebersihan kelas, dan mengerjakan tugas tepat waktu.

Di lingkungan sekitar:
Menyapa tetangga dengan ramah, tidak membuat keributan, menjaga kebersihan, dan membantu orang yang membutuhkan.


Asesmset materi 

1. Rafi mendapatkan mainan baru dari orang tuanya. Ia sangat senang, tetapi ia tidak mau menyombongkan mainannya kepada teman-temannya. Rafi menyadari bahwa semua yang dimilikinya merupakan pemberian Allah Swt.
Sikap Rafi menunjukkan keteladanan dari Asmaulhusna ....

A. Al-Malik
B. Al-'Aziz
C. As-Salam
D. Al-Mu'min

2. Saat istirahat, beberapa teman mengajak Dimas mengejek seorang teman yang melakukan kesalahan. Dimas menolak dan mengingatkan teman-temannya agar tidak mengejek.
Sikap Dimas paling tepat mencerminkan keteladanan dari ....

A. Al-Malik
B. Al-'Aziz
C. Al-Quddus
D. Al-Mu'min

3. Siti mendengar kabar bahwa salah satu temannya mendapatkan nilai paling rendah di kelas. Temannya meminta Siti untuk tidak menyebarkan kabar tersebut. Tindakan yang sebaiknya dilakukan Siti adalah ....

A. menceritakannya kepada teman dekat
B. menyebarkannya agar semua mengetahui
C. menjaga rahasia dan tidak membicarakannya
D. mengejek temannya agar menjadi lebih rajin

4. Perhatikan beberapa perilaku berikut!

  1. Berkata jujur kepada guru.
  2. Mengejek teman yang melakukan kesalahan.
  3. Mengucapkan salam ketika bertemu.
  4. Menyebarkan berita yang belum diketahui kebenarannya.

Perilaku yang menunjukkan usaha menjaga lisan adalah ....

A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 2 dan 4
D. 3 dan 4

5. Setiap pagi, Hasan datang ke sekolah tepat waktu, menyimpan sepatu di tempatnya, mengantre ketika membeli makanan, dan mengerjakan tugas sesuai waktu yang ditentukan.
Perilaku Hasan menunjukkan bahwa hidup tertib dapat ....

A. membuat dirinya lebih terkenal
B. membuat orang lain takut kepadanya
C. menciptakan kehidupan yang nyaman dan teratur
D. membuatnya tidak perlu mengikuti aturan

6. Guru meminta siswa mengumpulkan tugas pada hari Senin. Pada hari tersebut, Andi lupa membawa tugasnya. Ia sebenarnya dapat berbohong dengan mengatakan bahwa tugasnya tertinggal di rumah. Namun, Andi memilih mengatakan keadaan sebenarnya kepada guru.
Sikap Andi menunjukkan keteladanan ....

A. Al-Malik karena ingin menguasai keadaan
B. Al-'Aziz karena kuat melakukan kejujuran
C. Al-Quddus karena menjaga ucapan dari kebohongan
D. As-Salam karena selalu ingin menang

7. Perhatikan kejadian berikut!

Saat bermain, Fajar tidak sengaja merusakkan pensil milik Beni. Beni marah kepada Fajar. Agar masalah tidak semakin besar, Fajar meminta maaf dan berjanji mengganti pensil tersebut.

Tindakan Fajar sesuai dengan keteladanan ....

A. Al-Malik
B. Al-'Aziz
C. As-Salam
D. Al-Mu'min

8. Ketika berada di kelas, seorang siswa melihat temannya kesulitan memahami pelajaran. Ia kemudian membantu menjelaskan dengan sabar tanpa mengejek temannya.
Perilaku tersebut paling sesuai dengan keteladanan ....

A. Al-Mu'min karena memberikan rasa aman dan membantu
B. Al-Malik karena ingin menguasai kelas
C. Al-'Aziz karena ingin terlihat kuat
D. Al-Quddus karena ingin dipuji guru

9. Perhatikan pernyataan berikut!

“Allah Swt. menciptakan alam dengan teratur. Siang dan malam berganti dengan teratur. Oleh karena itu, manusia seharusnya juga hidup dengan tertib.”

Kesimpulan yang paling tepat dari pernyataan tersebut adalah ....

A. manusia tidak perlu mengikuti aturan karena alam sudah teratur
B. keteraturan alam menunjukkan kebesaran Allah dan mengajarkan manusia untuk hidup tertib
C. hidup tertib hanya diperlukan ketika berada di sekolah
D. aturan hanya dibuat untuk membatasi kebebasan manusia

10. Dalam perjalanan pulang sekolah, Rina melihat dua temannya bertengkar karena salah memahami perkataan masing-masing. Rina ingin membantu menyelesaikan masalah tersebut. Tindakan yang paling tepat adalah ....

A. ikut memarahi salah satu teman
B. menceritakan pertengkaran tersebut kepada teman lain
C. menenangkan keduanya dan mengajak berbicara dengan baik
D. meninggalkan mereka agar menyelesaikan masalah sendiri

Sikap Rina paling sesuai dengan keteladanan ....

A. Al-Malik
B. Al-'Aziz
C. Al-Quddus
D. As-Salam


B. Soal Isian

11. Allah Swt. adalah pemilik dan penguasa seluruh alam. Asmaulhusna yang sesuai dengan sifat tersebut adalah __________.

12. Ketika tidak dapat mengatakan sesuatu yang baik, sebaiknya kita memilih untuk __________ agar tidak menyakiti hati orang lain.

13. Ahmad selalu menepati janji dan tidak menakut-nakuti teman. Sikap Ahmad merupakan contoh meneladani Asmaulhusna __________.

14. Lani melihat temannya membuang sampah sembarangan. Jika ingin menerapkan hidup tertib, tindakan yang sebaiknya dilakukan Lani adalah __________.

15. Allah Swt. memiliki sifat Maha Suci yang disebut Al-Quddus. Salah satu cara meneladaninya dalam kehidupan sehari-hari adalah menjaga __________, __________, dan __________ dari perbuatan buruk.


Kesimpulan
Asmaulhusna adalah nama-nama Allah Swt. yang indah dan memiliki makna yang baik. Dengan mempelajari Asmaulhusna, kita dapat mengenal dan meneladani sifat-sifat Allah dalam kehidupan sehari-hari. Al-Malik berarti Allah Maha Merajai, Al-Aziz berarti Allah Maha Perkasa, Al-Quddus berarti Allah Maha Suci, As-Salam berarti Allah Maha Memberi Keselamatan, dan Al-Mu’min berarti Allah Maha Memberi Keamanan. Dengan memahami arti dan maknanya, kita diharapkan dapat menjadi pribadi yang lebih baik, senantiasa menjaga kesucian diri, hidup damai, memberikan rasa aman kepada orang lain, serta selalu bersyukur dan percaya kepada Allah Swt.

Refleksi 

kegiatan pembelajaran Meneladani 5 Asmaul husna A-malik (Maha Raja) Al-Aziz ( Maha Perkasa) Al-Kudus ( maha Suci) dan As Salam ( Maha Sejahtera) dan Al-Mumit ( Pemberi Keamanan) siswa dapat menganalisa artinya dan cara Meneladi materi tersebut dengan Keseluruhan siswa dapat mengerjakan Asesmen dengan Baik dan Tingkat pememahaman siawa Sangat Baik 

Comments

Popular Posts